Angkasa Pura 2

Dirjen Udara Bilang Keamanan dan Ketertiban di Bandara Harus Selalu Dijaga

Bandara KokpitKamis, 24 Januari 2019
IMG-20190110-WA0102

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban di bandara harus senantiasa dijaga sesuai prosedur.

Dia minta maskapai penerbangan, pengelola bandar udara, dan Otoritas Bandar Udara (OBU) serta pengguna jasa angkutan udara melakukan mitigasi keamanan penerbangan terkait penerapan bagasi berbayar yang baru saja diterapkan Lion Air dan Wings Air.

“Mitigasi diperlukan untuk mengantisipasi dan meminimalkan hal-hal negatif yang kemungkinan terjadi akibat penerimaan penumpang atau hal lain dalam operasional penerbangan yang menerapkan bagasi berbayar,” ujar Polana di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Kepada maskapai penerbangan, dia menginstruksikan agar terus melakukan sosialisasi dan komunikasi yang lebih intensif kepada masyarakat dan penumpang.

Sosialisasi dan komunikasi harus dilakukan melalui berbagai media yang bisa menyentuh masyarakat di berbagai tempat, tidak hanya di seputar bandara saja.

“Benar maskapai sudah diberikan waktu sosialisasi selama 14 hari. Namun setelah itu juga wajib terus-menerus melakukan sosialisasi dan komunikasi yang efektif,” lanjut Polana.

Selain itu, maskapai juga harus menerapkan standard operating procedures (SOP) yang sudah disetujui oleh Dirjen Perhubungan Udara dalam setiap operasionalnya.

Misalnya saja, maskapai harus melakukan pelatihan terhadap personel di front desk bandara seperti di bagian check in agar lebih cekatan dan lebih baik dalam berkomunikasi dan melaksanakan tugasnya.

“Maskapai juga harus selalu berkoordinasi dengan pengelola bandara dan OBU agar keamanan tetap kondusif,” lanjut Polana.

Seperti diketahui di Bandara Batam sempat mengalami insiden penumpang marah hingga mengacungkan benda tajam lantaran tak terima adanya biaya pada bagasi yang akan dibawanya terbang.

Untuknya, Polana juga meminta para pengguna jasa angkutan udara untuk mengikuti aturan penerbangan yang sudah ditetapkan, termasuk dalam hal bagasi berbayar yang diterapkan.

“Aturan yang sudah ditetapkan tersebut dibuat dengan berbagai pertimbangan dan kebaikan untuk kedua belah pihak baik penumpang┬ádan maskapai penerbangan,” pungkasnya. (omy)

loading...