Angkasa Pura 2

Jika Hujan dan Banjir dI Pantura Jawa Berlangsung Lama Bisa Ganggu Pasokan Logistik

Ekonomi & Bisnis KoridorSelasa, 29 Januari 2019
IMG-20190129-WA0002

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Hujan deras yang mengguyur berbagai daerah di Indonesia, termasuk panturan Jawa membuat sejumlas ruas jalan tergenang bahkan tak bisa dilalui kendaraan.

“Sampai saat ini, memang belum ada dampak yang sangat signifikan. Tapi, karena terkait cuasa begini sulit diprediksikan atau dicegah,” kata Direktur Lookmandjaja Loogistik Kyatmaja Lookman kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Namun begitu, jika banjirnya berkangsung lama akan bermasalah juga. “Bagaimanapun, kalau jalanan banjir pasti akan mengganggu jalur distribusi logistik nasional,” kata Kyat, sapaan akrab dia.

Seperti diketahui, beberapa ruas jalan di pantura seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, bahkan Demak dan Kudus banyak tergenang air. DIlaporkan, genanagan air bervariasi, antara 30 cm sampai 1 meter bahkan lebih, karena debit air sungai di beberapa daerah tersebut meluap sampai ke jalan.

Wakil Ketua Umum Aptrindo itu menjelaskan, yang bisa dilakukan, mengantisipasi jangan jalan melintas di jalan yang tergenang banjir. Sebisa mungkin menghindari daerah-daerah banjir.

“Namun jika cuaca buruk ini terus berlanjut, bisa mengancam kelangsungan distribusi logistik nasional. Banyak kendaraan termasuk truk angkutan logistik akan terhambat paling tidak butuh waktu lama,” jelas pengusaha lagistik itu.

Oleh karea itu, dia meminta khususnya anak buahnya untuk pintar-pintar memilih jalan yang tidak berpotensi banjir. Jika jalur pantura banjir, bisa melintas di ruas tol Transjawa.

Pihak industri pun, menurut Kyat, diminta bisa mengantisipasi dampak cuaca buruk belakangan.

“Harus menyiapkan antisipasinya. Jangan sampai pasokan bahan baku ke industri, atau distribusi barang ke masyarakat terganggu,” tandas Kyat.(helmi)

loading...