Angkasa Pura 2

Mengurai Kemacetan di Jabodetabek, Ini yang Dilakukan Kemehub BUMN dan Pemda

Emplasemen KoridorSenin, 4 Februari 2019
IMG-20190204-WA0002

tmp_18654-terminal-baranangsiang-529344790

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemerintah juga berupaya mengurangi kemacetan Jakarta dengan membangun fasilitas transportasi massal khususnya di wilayah Jabodetabek. Kemacetan di Jabodetabek harus segera diurai dengan baik, terintegrasi dan berkelanjutan.

Pemerintah membangun transit oriented development (TOD) yang merupakan sistem pendekatan kawasan pemukiman. Yaitu membangun pemukiman atau tempat tinggal seperti apartemen dan lainnya berdekatan dengan penggunaan angkutan massal seperti Bus Rapit Trasnit (BRT), Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT).

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, pada tahun 2018, pemerintah telah membangun sebanyak 10 titik TOD. Proyek TOD yang Pemerintah itu antara lain di Poris Plawad, Tangerang, Pondok Cabe Tangsel dan Baranangsiang, Bogor.

“Jika semua pembangunan dan kebijakan ini dilakukan dan ditaati dengan baik, maka kemacetan Jakarta dipastikan akan berkurang karena masyarakat sudah beralih menggunakan transportasi publik,” jelas Bambang Pri.

KRL_Jabodetabek

Rubah Pola Pikir

Bambang Pri menambahkan, pola pikir dan kebiasaan masyarakat pun akan berubah, menjadi masyarakat modern yang lebih senang menggunakan transportasi publik daripada menggunakan kendaraan pribadi.

Pemerintah membangun sejumlah transportasi massal seperti Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT), Transjakarta, Kereta Bandara dan Commuterline yang diharapkan nantinya dapat mendorong lebih banyak masyarakat yang beralih dari transportasi pribadi menggunakan transportasi publik.

“Tidak hanya membangun transportasi massal yang memadai, Pemerintah juga merancang kebijakan lalu lintas untuk meminimalisir tingkat kemacetan di kawasan Jabodetabek,” kilah pejabat Kemenhub itu.

Pemerintah melalui BPTJ dan Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan ganjil genap untuk kendaraan roda empat disekitar jalan-jalan protokol. Skema ganjil genap ini dinilai cukup berhasil mengurangi kemacetan Jakarta.(helmi)

loading...