Angkasa Pura 2

Berantas ODOL, Dirjen Budi Minta Bantuan dan Dukungan Semua Pihak Terkait

Aksi Polisi KoridorKamis, 7 Februari 2019
IMG-20190207-WA0051

IMG-20190207-WA0052

PELALAWAN (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya butuh dukungan semua pihak, baik pengusaha, karoseri, operator angkutan, masyarakat, maupun stakeholder terkait untuk memberantas pelanggaran over dimensi dan over loading (ODOL) di Tanah Air.

Demikian disampaikan Dirjen Budi pada acara Focus Group Discussion tentang zero overdimensi dan overloading, di Hotel Unigraha, Kompleks PT. RAPP, Pelalawan, Riau (7/2/2019).

Dirjen Budi menegaskan capaian yang ingin diraihnya terkait permasalahan overdimensi dan overloading (ODOL) itu.

“Kita mempunyai target sampai tahun 2021, Kemenhub bersama Kepolisian akan menyelesaikan permasalahan overdimensi dan overloading di seluruh Indonesia,” kata Dirjen Budi menambahkan.

Oleh karena itu, Dirjen Budi juga mengajak para pengusaha untuk berkomitmen dan mendeklarasikan zero overdimensi dan overloading.

“Saya minta semua yang hadir disini, khususnya para transporter, para operator angkutan barang untuk berkomitmen mewujudkan zero overdimensi dan overloading demi keselamatan,” pinta Dirjen Budi.

Pemkab Pelalawan Mendukung

Sebelumnya, Bupati Pelalawan HM Harris menyambut baik adanya deklarasi zona integritas zero over dimensi dan over loading.

“Aksi perang melawan ODOL ini perlu didukung dalam mewujudkan kendaraan angkutan barang yang berkeselamatan,” kata HM Harris.

Oleh karenanya, Pemkab Pelalawan mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat memberantas ODOL di wilayah Riau dan Pelalawan.(helmi)

loading...