Angkasa Pura 2

Qantas Batalkan Pesanan 8 Pesawat Superjumbo Airbus SE A380

KokpitKamis, 7 Februari 2019
56aa4b04c08a80e01b8bd34b-1536-1152

MELBOURNE (BeritaTrans.com) Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas Airways Ltd, akhirnya secara resmi membatalkan pesanan lama mereka untuk 8 pesawat tipe jet superjumbo Airbus SE A380.

Keputusan yang juga menghapus pesanan yang masuk di order book Airbus tahun 2006 ini dilakukan menyusul adanya keraguan tentang masa depan pesawat A380 bermesin empat tersebut.

Sejumlah narasumber yang mengetahui informasi ini, kepada Reuters, Kamis (7/2/2019), mengatakan bahwa selain Qantas, maskapai asal Dubai yakni Emirates juga sedang menjajaki perubahan beberapa pesanan mereka ke tipe pesawat superjumbo ke A350 yang lebih kecil.

Kondisi itu, menurut para sumber itu, membuat pabrikan pesawat asal Prancis itu punya pertimbangan lebih dalam untuk segera menutup pabrik-pabrik A380 lebih cepat dari perkiraan.

Seorang juru bicara Qantas mengatakan, maskapai itu telah meresmikan keputusannya untuk membatalkan 8 pesanan pesawat A380 setelah pembicaraan dengan Airbus.

570d1d6a52bcd023008bc2ac-1536-1152

“Pesawat ini belum menjadi bagian dari armada dan rencana jaringan maskapai untuk beberapa waktu,” kata juru bicara Qantas, seperti dilansir dari Reuters dan dikutip cnbcindonesia.

Qantas memiliki 12 tipe pesawat A380 dalam armadanya. Juru bicara itu mengatakan pihaknya akan melanjutkan rencana memperbarui kabin pesawat mulai pertengahan tahun ini.

Seorang juru bicara Airbus mengatakan, produsen pesawat itu juga telah menyetujui amandemen kontrak yang diumumkan oleh Qantas. “Perubahan ini akan terlihat dalam pesanan akhir Januari kami dan tabel pengiriman,” kata sumber Airbus itu.

Sayangnya juru bicara Qantas menolak mengomentari ketentuan pembatalan ini. Keputusan pembatalan itu terjadi setelah ada keraguan dari maskapai lain, yakni Hong Kong Airlines yang mencoret pesanan 10 jenis A380 pada akhir bulan lalu dari order book Airbus Desember.

Willie Walsh, CEO induk British Airways IAG, mengatakan pada pekan lalu bahwa Airbus harus menurunkan harga A380 jika ingin menjual lebih banyak armadanya. Dalam daftar harga, A380 dipatok US$ 445,6 juta (Rp 6 triliun), tapi maskapai biasanya menerima diskon yang signifikan dari Airbus.

loading...