Angkasa Pura 2

Terkait Keluhan Tarif Kargo, Besok Dirjen Hubud Temui Stakeholder

Bandara KokpitKamis, 7 Februari 2019
IMG_20181127_113907

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Terkait adanya keluhan kenaikan tarif kargo, besok (8/2/2019) Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti akan bertemu dengan para stakeholder.

Sebeluumnya telah dilakukan langkah awal dengan menggelar pertemuan dengan stakelholder terkait (Badan Usaha Angkutan Udara, Angkasa Pura I dan II, Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia) pada 23 Januari 2019.

“Kami telah melakukan observasi pelayanan kargo 31 Januari-1 Februari 2019 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang,” jelas Polana di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, sebagai regulator, Ditjen Perhubungan Udara tidak mengatur tarif kargo. Hal ini didasari oleh UU Nomor 1 Tahun 2009 Pasal 128 ayat (1).

Isinya tentang tarif penumpang pelayanan non-ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dan angkutan kargo berjadwal dalam negeri ditentukan berdasarkan mekanisme pasar dan ayat (2) berbunyi tarif angkutan udara niaga berjadwal dan angkutan kargo berjadwal dalam negeri ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pengguna jasa dan penyedia jasa angkutan.

‚ÄúSebagai regulator, kami tidak mengatur tarif kargo, tapi segera menanggapi keluhan masyarakat terkait kargo udara. Besok kami kembali mengundang para Badan Usaha Angkutan Udara, AP I dan AP II, Asperindo dan ALFI untuk mencari solusi terkait masalah tarif kargo udara tersebut,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau kepada Badan Usaha Angkutan Udara untuk bersepakat dengan pengguna jasa kargo udara terkait tarif kargo untuk kemaslahatan bersama. (omy)

loading...