Angkasa Pura 2

Tingkatkan Kualitas SDM, Ditjen Hubud Gelar Workshop

Bandara Kokpit SDMKamis, 7 Februari 2019
IMG-20190207-WA0036

IMG-20190207-WA0034

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan gelar Lokakarya Penjaminan Mutu (Workshop Quality Assurance).

“Dengan penerapan Quality Assurance yang efektif, diharapkan menciptakan Quality Management System yang efektif yang akhirnya dapat meningkatkan Compliance Level dan Safety Level  pada penerbangan Indonesia,” jelas Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Capt.Avirianto di Tangerang, Kamis (7/2/2019).

Pelaksanaan program pengawasan internal ini untuk mendukung kinerja dan tugas dari para personil penerbangan sehingga dapat meningkatkan penerapan Quality Management System di Indonesia.

Dia mengemukakan, tujuan dilaksanakannya workshop untuk menjaga kualitas kinerja atau aktifitas personel dalam tugasnya sehingga peningkatan keselamatan penerbangan dapat terus ditingkatkan.

“Ditjen Hubud berkomitmen meningkatkan aspek keselamatan. Untuk  itu perlu  peningkatan kompetensi personil melalui Pelatihan (On Job Training), Coaching of Inspektur, Pengembangan Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System/QMS) dan implementasi program keselamatan negara (State Safety Program/SSP),” ujar Avirianto.

Avirianto menjelaskan bahwa sejak dicabutnya larangan terbang maskapai Indonesia ke Eropa pada 14 Juni 2018, aspek-aspek keselamatan penerbangan Indonesia terus menerus menjadi perhatian khusus.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti sebelumnya menetapkan proses reorganisasi dalam DKPPU yang sebelumnya terdapat lima sub direktorat. Namun, dilakukan pengubahan dalam unit kerja tersebut  terkait pengaturan tugas-tugas yang dialokasikan agar selaras dengan standar yang disarankan dari International Civil Aviation Organization (ICAO).

Pengubahan juga untuk memastikan  tidak ada pengurangan pengawasan terhadap operator udara dan tidak ada gangguan layanan terhadap semua pemangku kepentingan. Proses pengubahan tersebut diberi masa transisi tiga bulan hingga nanti sepenuhnya menerapkan organisasi baru.

Terkait hal itulah guna membangun dan mengembangkan konsep Quality Management System di Ditjen Hubud, khususnya  DKPPU, maka diselenggarakan Quality Assurance Workshop (Lokakarya Penjaminan Mutu). (omy)

loading...