Angkasa Pura 2

Keselamatan Penerbangan Menjadi Tanggung Jawab Kita Bersama

Bandara Kokpit SDMSenin, 11 Februari 2019
IMG-20190211-WA0017

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti mengatakan, menumbuhkan kesadaran  tentang keselamatan penerbangan, menjadi tanggung jawab bersama. Dan keselamatan di sektor transportasi adalah mutlak dan harus menjadi prioritas dibandingkan lainnya.

“Pemerintah, maskapai penerbangan, penyelenggara bandar udara dan stakeholder lain untuk memberikan sosialisasi, informasi dan pemahaman kepada masyarakat wajib dan harus ikut bertanggung jawab pada keselamatan penerbangan,” kata Dirjen Polana di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, kegiatan Kampanye Keselamatan Penerbangan yang serentak dilaksanakan di 10 bandar udara tempat Kantor Otoritas Bandar Udara I s/d X berada, pada hari Minggu (10/2) pukul 10.00 waktu setempat. Sepuluh bandar udara tersebut terletak di Tanggerang, Medan, Surabaya, Denpasar, Makassar, Padang, Balikpapan, Manado, Manokwari serta Merauke.

Dirjen Polana mencontohkan, ada beberapa pelanggaran terkait keselamatan yang masih dilakukan  penumpang pesawat, seperti misalnya tidak mengindahkan imbauan untuk tidak menggunakan telepon seluler di dalam pesawat.

“Padahal awak kabin sebelumnya sudah memperingatkan melalui pengeras suara bahwa ponsel yang dibawa penumpang harus dinonaktifkan atau dialihkan ke mode penerbangan (flight mode) karena bisa mempengaruhi navigasi penerbangan,” jelas Dirjen Polana.

Edukasi Tentang Keselamatan

Edukasi dan pemahaman intensif tentang keselamatan penerbangan harus dilakukan terutama pada penumpang yang baru pertamakali naik pesawat, seperti misalnya jamaah umroh dari berbagai daerah.

Terkait kampanye simpatik yang digelar serentak di 10 bandar udara  ini, terbukti mendapatkan respon positif dari pengguna jasa angkutan udara dan stakeholder penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Soekarno – Hatta M Suriawan Wakan mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik dan antusias dengan penyelenggaraan kampanye keselamatan penerbangan yang simpatik ini. 

“Dengan adanya kampanye hari ini, kami sangat terbantu sekali untuk melakukan edukasi kepada penumpang tentang keselamatan penerbangan. Kampanye tersebut juga memberi suntikan semangat bagi kami agar lebih banyak lagi turun ke lapangan, memberikan edukasi ke penumpang maupun pengunjung bandara,” katanya.

Menurut Wakan, pihaknya selalu memegang teguh prinsip 3S + 1C yaitu Keselamatan (Safety), Keamanan (Security), Service (Pelayanan) dan Compliance (sesuai dengan aturan penerbangan yang berlaku) dalam mengoperasionalkan bandara sehari-hari.(helmi)

loading...