Angkasa Pura 2

SOSIALISASI SOP UPPKB, DIRJEN HUBDAT IMBAU KORSATPEL BENTUK CITRA POSITIF TANPA PUNGLI

KoridorSenin, 11 Februari 2019
IMG-20190211-WA0007

IMG-20190211-WA0009

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Direktorat Prasarana Transportasi Jalan menggelar Kegiatan Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Ruang Nanggala, Kementerian Perhubungan pada Senin (11/2/2019).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi saat memberikan pengarahan dalam sosialisasi ini menyerukan seluruh Kordinator Satuan Pelayanan atau Korsatpel Jembatan Timbang (JT)/ Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang hadir untuk berkomitmen membentuk citra JT yang positif.

“Ini PR lama yang tidak rampung sejak tahun 80an. Sekarang kita harus merubah opini orang tentang JT yang negatif dan sumber pungutan liar (pungli), apa kita masih mau begitu terus? Walaupun sekarang sudah jauh membaik, tapi pertama kita harus mampu membalikkan fakta bahwa JT berfungsi untuk pengawasan dan tidak ada pungli sama sekali,” jelas Dirjen Budi dalam pengarahannya.

Dirjen Budi berharap bahwa setiap Korsatpel yang hadir dalam acara tersebut begitu kembali ke daerah masing-masing dapat membuat sebuah komitmen untuk membuat perbedaan yang lebih baik daripada kondisi JT yang terdahulu.

Hati-Hati di Tahun Politik

“Hanya saja, saya mohon untuk memperhatikan waktunya. Dalam waktu dekat ini mohon lebih berhati-hati karena akan ada masa pemilu sehingga dikhawatirkan penindakan Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) yang tegas justru akan dipelintir,” imbau Dirjen Budi.

Sementara itu, lanjut Dirjen Budi, ia berani menjamin kondisi JT zaman sekarang sudah bebas pungli. “Masalah pungli saya berani bilang pada Pak Menteri Perhubungan bahwa tak ada pungli.”

“Salah satu caranya adalah dengan pasang spanduk (anti pungli) di JT sehingga tiap personil enggan untuk lakukan pungli. Selain itu, saya akan perbaiki dan tingkatkan kebutuhan untuk personil yang ada,” ujar Dirjen Budi.

Lebih lanjut lagi, Dirjen Budi ingin keseriusan dan komitmen bersama. “Mari kita tunjukkan pada dunia luar bahwa JT tidak ada pungli, kita dorong untuk pakai e-tilang saja karena sudah jamannya cashless. Karena kalau pakai uang cash apapun mekanismenya sudah pasti ada pungli, sementara e-tilang itu salah satu cara yang dipakai untuk menghilangkan pungli,” tandas Dirjen Budi.(helmi)

loading...