Angkasa Pura 2

Inspektorat Investigasi, Inovasi Itjen Kemenhub Selesaikan Pelaporan

SDMKamis, 14 Februari 2019
FB_IMG_1550132141878

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Inspektorat Investigasi, inovasi Itjen Kementerian Perhubungan dalam menyelesaikan tugas khas dari pelaporan yang diterima.

Menurut Irjen Kemenhub Wahju Satrio Utomo (Tommy), dalam melahirkan Inpektorat Investigasi dipersiapkan dengan matang dengan sumber daya manusia (SDM) mumpuni.

“Mereka kami sekolahkan selama 30 hari terkait audit intelejen. Untuk kali pertama sebanyak 25 orang,” ujar Tommy kepada BeritaTrans.com, Rabu (13/2/2019).

Personel Inspektorat Investigasi dituturkannya, bertugas menindaklanjuti laporan pengadian yang telah diverifikasi, apakah ada penyimpangan atau tidak.

Bila terindikasi maka akan dilakukan investigasi, dimulai dari penghubungi orang yang memberikan laporan untuk memastikan laporan tidak keliru.

“Uniknya, kami tidak langsung menemui orang yang dilaporkan, tetapi menjumpai dulu pelapor dan pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan informasi dengan lebih jelas dan detil, baru setelah itu bertemu terlapor,” papar dia.

Dalam melaksanakan investigasi, pihaknya memberi tenggat waktu maksimal delapan hari.

“Investigasi menyelesaikan semua permasalahan yang sudah ada indikasi terjadinya penyimpangan terhadap kewenangan dan peraturan,” imbuh Tommy.

Tugas Inspektorat Investigasi dikatakannya, akan berhenti saat telah terbukti. Selanjutnya akan diserahkan kembali sesuai dengan hasil investigasi.

“Misalnya apakah pelaporan ini pas untuk di Biro Kepegawaian, Biro Hukum atau lainnya,” tutur dia.

Tommy meyebutkan bahwa setiap tahun, pihaknya menerima ratusan pengaduan dan pelaporan. Selanjutnya dipilah, apakah memang sesuai ditujukan untuk Kememhub atau tidak.

Bila bukan untuk Kemenhub, maka akan laporan akan diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kita ini satu tim, wajah Kementerian bagus atau tidak tergantung kita, jangan segan tanya dan komplain, untuk menyelesaikan masalah,” pungkas dia. (omy)

loading...