Angkasa Pura 2

Puluhan Warga Sekitar Pelabuhan Kumai Terlibat Program Padat Karya Kemenhub

DermagaJumat, 15 Februari 2019
IMG-20190215-WA0004

IMG-20190215-WA0003
KUMAI (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai kembali menggelar program padat karya dengan melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekitar Pelabuhan Kumai, Jumat (15/2/2019).

Kepala Kantor KSOP kelas IV Kumai, Capt. Wahyu Prihanto mengatakan bahwa kegiatan padat karya tersebut diikuti oleh warga disekitar Pelabuhan Kumai yaitu warga RT. 04, 05, 07 dan 12 Kelurahan Kumai Hulu.

Adapun kegiatan yang melibatkan masyarakat tersebut yaitu membersihkan halaman di sekitar kantor KSOP Kumai, pengecetan pagar dan membersihkan parit di samping kantor.

“Para warga tampak antusias membersihkan lingkungan dan membantu merapihkan kantor KSOP Kumai,” ujar Capt. Wahyu.

Capt. Wahyu mengatakan bahwa Program padat karya ini merupakan kegiatan rutin ini untuk memberdayakan masyarakat sekitar kantor dan merupakan bentuk dukungan dan kontribusi terhadap program pemerintah, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ekonomi kecil.

“Penyelenggaraan padat karya di sekitar Kantor KSOP Kumai ini dibebankan dari anggaran pemeliharaan kantor dan halaman yang ada dalam anggaran DIPA tahun 2019 kantor KSOP Kumai serta akan di adakan kembali dalam waktu kedepan dengan kegiatan yang lainnya,” ujar Capt. Wahyu.

Menurut Wahyu, Program Padat Karya ini tidak hanya di bidang gotong royong saja yang merupakan sinergitas Kantor KSOP Kumai dengan masyarakat, namun lebih dari itu, juga dari sisi keamanan dan keselamatan pengguna transportasi air di wilayah kerja kantor ksop kumai dengan memberikan diklat gratis yang akan dikerjasamakan dengan lembaga pendidikan di bawah BPSDM Perhubungan.

Sementara itu, Ketua RT.05 Kelurahan Kumai Hulu, Abdul Wahab, menyambut baik atas pelaksanaan Program Padat karya yang melibatkan warga setempat, dan ini juga termasuk mensejahterakan warganya.

“Cara seperti ini sangat baik, selain warga dapat penghasilan juga ada sisi silaturahminya juga, yakni gotong royong,” ujar Abdul Wahab.

Kedepan, harapannya, tidak hanya untuk saat ini saja, gotong royong dalam rangka padat karya ini digelar, tapi secara berkala warga siap melakukannya, dengan demikian warga juga akan merasa memiliki dan menjaga lingkungan dengan baik. 

Sebagai informasi, Program Padat Karya Ditjen Hubla ini merupakan kegiatan rutin Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat dan merupakan bentuk dukungan dan kontribusi terhadap program pemerintah Presiden RI, Joko Widodo dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Sepanjang tahun 2018, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah melakukan beberapa kali kegiatan padat karya di lokasi yang berbeda seperti di Labuhan Bajo, Surabaya, Madura dan Pelabuhan Ratu.

Adapun penyelenggaraan padat karya tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Perhubungan dalam mendukung pemberdayakan masyarakat untuk ikut berpartisipasi membangun dan memperbaiki fasilitas di sekitar, sekaligus memberikan pekerjaan dan penghasilan tambahan.(aliy)

loading...