Angkasa Pura 2

Atasi Kemacetan, Direktorat Angkutan Jalan Gelorakan Naik Angkutan Umum

KoridorSabtu, 16 Februari 2019
IMG-20190216-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ditjen Perhubungan Darat melalui Direktorat Angkutan Jalan terus berupaya mencari solusi kemacetan di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia.

“Salah satunya bisa dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” sebut akun @dit_aj di Jakarta.

Kini bus AKAP dan AKDP khususnya dari Jakarta ke beberapa kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah baik-baik dan harga bersaing. Beberapa PO mengoperasikan bus double decker/ bus tingkat dan melintas melalui Tol TransJawa, sehingga mampu menghemat waktu perjalanan.

Untuk wilayah Jabodetabek, juga disiapkan angkutan umum yang baik bahkan kelas premium. Jadi, tak ada alasan untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi yang nyata-nyata menambah kemacetan.

Penggunaan kendaraan pribadi khususnya di Jabodetabek sudah diatur sedemikian rupa. Mulai kebijakan ganjil-genap di jalan tol dan kini diperluas di beberapa jalan protokol pada waktu tertentu.

Angkutan Umum Massal

Pada waktu bersamaan, Kemenhub melalui BPTJ bersama operator angkutan umum membuka layanan angkutan umum massal seperti KRL, dan sebentar lagi LRT dan MRT.

Selain itu, BPTJ bersama operator operator seperti PPD, DAMRI dan PO swasta membuka layanan Transjabodetabek Premium. Ada pula angkutan dari pemukiman baik JA Connexion atau JR Connexion.

Layanan angkutan umum ini dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum.

Untuk mengatasi kemacetan di Jabodetabek memang butuh kerja keras dan kepedulian semua pihak. Termasuk masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pribadi dalam beraktivitas kecuali terpaksa. (helmi)