Angkasa Pura 2

Pembangunan Terminal Bandara Baru Yogya Capai 69,7 Persen

BandaraSabtu, 16 Februari 2019
IMG_20190216_115910

IMG_20190216_115819

KULON PROGO (BeritaTrans.com) – Pembangunan terminal bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) terus menunjukkan progres yang positif. Saat ini menurut Senior Manager Corporate Communication PT Angkasa Pura I Awaluddin telah mencapai 69,7 persen.

“Untuk penyelesaian pembangunan terminal operation international sudah 69,7 persen sedangkan secara keseluruhan proyek bandara NYIA sebesar 35 persen,” urai Awaluddin di area proyek, Kulon Progo, Sabtu (16/2/2019).

Dalam Media Visit pembangunan bandara NYIA, ditinjau area terminal dengan fix bridge dan area penumpang yang sedang dirampungkan. Tampak para pekerja mengerjakan pemasangan ubin, platform, instalasi listrik, dan hal teknis lainnya.

Khusus untuk area terminal internasional, kata dia, pihaknya membangun dua kali lipat lebih dari terminal eksisting di Bandara Adi Stujipto yang notabene juga kelolaan Angkasa Pura I.

“Di sini nantinya dapat menampung 1.000 pergerakan orang per hari,” ungkapnya.

Pihaknya optimistis dua bulan mendatang pembangunan terminal selesai 100 persen, landasan juga demikian dan fasilitas pelengkap lainnya. Dengan begitu target pengoperasian awal (shadow operation) untuk penerbangan internasional pada April 2019 dapat direalisasikan.

Terkait tower navigasi, disebutkan Awaluddin saat ini juga tengah dalam pembangunan oleh Airnav Indonesia sebagai operatornya. Namun demikian pada saat shadow operation belum menggunakan tower fix.

“Sementara airnav akan menggunakan mobile tower sembari menyelesaikan pembangunan tower,” kata dia.

Meski belum bisa memastikan tanggal akan dimulai penerbangan pada April 2019, namun Awaluddin meyakini hal itu dapat berjalan lancar dan sesuai target.

IMG_20190216_143853

Nantinya pengoperasian sementara NYIA akan melayani penumpang internasional dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

“Ada lima penerbangan eksisting yang ada selama ini untuk rute Singapura dan Kuala Lumpur dengan operator AirAsia, Silk Air, dan MAS,” tutur Awaluddin.

Landasan dan Taxi Way

Non Terminal Manajer Hendro Susanto menambahkan bahwa saat ini secara paralel tengah diselesaikan pembangunan apron, taxi way, dan landasan.

“Kita akan memiliki landasan sepanjang 3.250 meter dengan lebar 45 meter serta sisi bahu masing-masing kiri dan kanan @15 meter jadi total 75 meter,” ujar Hendro.

Untuk ketebalan landasan, disiapkan PCN 94 sehingga akan mampu didarati pesawat sejenis Boeing 777. (omy)

loading...