Angkasa Pura 2

Capt. Novyanto Bersama Civitas Academika STPI Lakukan Fogging dan Gerakan Bersihkan Lingkungan

Another News SDMMinggu, 17 Februari 2019
IMG_20190217_170902

FB_IMG_1550398102539

CURUG (BeritaTrans.com) – Ketua Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Capt.Novyanto Widadi, S.AP,MM. mengajak seluruh taruna-taruni, pegawai dan seluruh masyarakat sekitar lingkungan kampus untuk dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD dengan lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.

Capt. Novyanto bersama tim dari Unit Kesehatan serta Unit Keamanan dan Ketertiban Kampus STPI berupaya melakukan fogging secara menyeluruh di Lingkungan STPI. Mulai gedung kampus, perkantoran, rumah dinas, asrama taruna/i, tempat beribadah, dan lain sebagainya dengan melakukan fogging atau pemberantasan sarangg nyamuk penyebar DBD.

Kegiatan fogging telah dilakukan pada tanggal Sabtu-Minggu 9 dan 10 Februari 2019 dan akan dilanjutkan kembali pada tanggal Minggu (17/2/2019).

Seperti diketahui, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi ancaman di berbagai wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Hujan dengan intensitas tinggi turut menambah risiko penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Namun begitu, menurut Capt.Novyanto Widadi bahwa fogging bukan satu-satunya cara untuk memberantas sarang nyamuk DBD, karena untuk larva atau telur nyamuk yang berada di permukaan air atau genangan air, itu tidak mati.

FB_IMG_1550398119214

Tetap Waspadai

Oleh karena itu, Ketua STPI memberikan sosialisasi kepada taruna-taruni, pegawai dan seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan memberikan perhatian penuh dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Jangan membiarkan sampah menumpuk, apalagi saat musim hujan seperti ini dan tidak membiarkan pakaian bekas pakai digantungkan terlalu lama sehingga menjadi tempat tersembunyi nyamuk yang membawa virus DBD,” pesan Capt. Novyanto seperti diansir @stpi curug.

Capt. Novyanto menambahkan, mulai dari sekarang, mulai dari diri sendiri untuk menjaga lingkungan dari ancaman DBD. “Lingkungan hidup merupakan bagian yang mutlak dari kehidupan manusia,” tegas mantan pati TNU-AU itu.(helmi)

loading...