Angkasa Pura 2

Pembangunan Landasan Pacu III Bandara Soekarno Hatta Capai 70 Persen

Bandara KokpitMinggu, 17 Februari 2019
IMG-20190217-WA0013

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pembangunan landasan pacu (runway) III Bandara Internasional Soekarno Hatta hingga 15 Februari 2019 capai 70 persen. Penyelesaian 100 persen dan pengoperasian pada Juni 2019 dinilai dapat terlampaui.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Polana menyampaikannya usai meninjau ke lapangan progres pembangunannya dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Angkasa Pura II serius merealisasikannya.

“Peningkatan kapasitas dan fasilitas penunjang lainnya sangat membantu memperlancar penerbangan nasional mengingat sebagian besar dilakukan di bandara ini,” ungkap Polana di Jakarta, Ahad (17/2/2019).

Dalam kegiatan peninjauan proyek pembangunan tersebut, Polana didampingi Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara M. Pramintohadi Sukarno, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah 1 Bandara Soekarno Hatta Herson, Direktur Teknik dan Operasi PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo, dan Executive General Manager Airport Construction Division PT Angkasa Pura II Agung Sedayu. 

Polana juga melihat pembangunan east cross connected taxiway. “Fasilitas ini digunakan untuk menghubungkan runway I dan II (sisi selatan dan utara) sehingga mempercepat pergerakan pesawat di bandara. Saat ini Bandara Soekarno-Hata sudah memiliki fasilitas west cross connected taxiway.” 

IMG-20190217-WA0014

Selanjutnya rombongan menuju lokasi pembangunan parallel taxiway untuk landasan pacu III. Terakhir meninjau pengoperasian dan pengembangan Airport Operation Control Center (AOCC) di dekat stasiun kereta bandara.

Tim Angkasa Pura II dipimpin Djoko sebelum peninjauan menyatakan bahwa dalam menyelesaikan landasan pacu III ada beberapa tahap yang dikerjakan. Diantaranya pemerataan tanah di sisi runway utara, pergeseran jalan perimeter utara dan membangun jalur penghubung runway.

Terkait proyek tersebut, tanah yang dibebaskan mencakup wilayah Kota Tangerang yakni Kelurahan Selapajang Jaya dan Kelurahan Benda serta wilayah Kabupaten Tangerang yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung dan Desa Rawa Rengas.

“Rencana penutupan jalan parimeter utara pada Maret 2019. Penutupan ini terkait pembangunan akses langsung dari dan menuju Cargo Village. Untuk penutupan ini nantinya akan dilakukan sosialisasi pada masyarakat setempat sehingga  dapat mengantisipasi dan tidak mengganggu transportasi,” ujar Djoko. (omy)

loading...