Angkasa Pura 2

Ditjen Hubud Rekrut 27 Lulusan Pilot Baru jadi Inspektur Perbantuan

Bandara Kokpit SDMRabu, 20 Februari 2019
Pilot-STPI-Wisudaa-553x396

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebanyak 27 lulusan pilot baru (ab-initio) direkrut Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menjadi Inspektur Perbantuan. Mereka disebar di 10 Otoritas Bandar Udara (OBU).

Perekrutan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan inspektur pengoperasian pesawat udara dengan melakukan rekrutmen secara regular melalui jalur resmi Menpan-RB dan BKN serta secara umum melalui seleksi yang dilakukan secara internal di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara.

“Ini sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : KP.071 Tahun 2018 tentang SOP Perekrutan dan Evaluasi Inspektur Perbantuan di lingkungan DKPPU,” jelas Kabag Kepegawaian dan Organisasi Setditjen Perhubungan Udara, Haryoko di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Sebelum ditempatkan di 10 Kantor OBU, 27 pilot ab-initio, mereka telah menjalani serangkaian pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi kompetensinya sebagai inspektur pengoperasian pesawat udara sekitar satu tahun.

Sebagian lainnya kata Haryoko, telah melakukan kegiatan pengawasan tetapi dalam tarap sebagai asisten.

“Sedangkan untuk program pendidikan/training yang dilakukan dalam memenuhi kualifikasi dan kompetensi para Inspektur dimaksud, mereka telah mengikuti Inspector Training System (ITS) yang diadakan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU),” urainya.

Selain untuk mendayagunakan tenaga-tenaga pilot ab-initio yang belum terserap, kata dia, pihaknya juga terus melakukan upaya pemenuhan kompetensi SDM melalui diklat atau workshop. Terutama kepada para inspektur penerbangan untuk optimalisasi pengawasan keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Perekrutan pilot ab-initio sebaga tenaga inspektur perbantuan pengoperasian pesawat udara dilakukan sejalan dengan konsistensi Indonesia dalam mendapatkan kenaikan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia berdasarkan hasil audit Organisasi USOAP ICAO,” pungkas Haryoko. (omy)

loading...