Angkasa Pura 2

Pakai GPS, Ahmad Yani: Kita Mudah Memonitor Koordinat Kendaraan, Muatan Kendaraan dan Kecepatan Kendaraan

KoridorSenin, 25 Februari 2019
IMG-20190225-WA0078

IMG-20190225-WA0058

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Angkutan Jalan, Ditjen Hubdat Ahmad Yani, ATD,MT menjelaskan beberapa rencana kedepan terkait pengawasan kendaraan angkutan barang dan penumpang di Tanah Air.

Salah satunta adalah menerapkan sistem GPS pada kendaraan angkutan umum barang atau penumpang. Perangkat canggih ini bisa membantu mengelola transportasi umum yang baik dan berkeselamatan.

“Nantinya, dengan sistem GPS ini kita mudah memonitor koordinat kendaraan, muatan kendaraan dan kecepatan kendaraan,” kata Direktur Ahmad Yani disela-sela kunjungan kerja ke PT Lookman Djaya Jakarta, Senin (25/2/2019).

Dikatakan, jika ada kendaraan yang melebihi muatan maka akan kita tindak dan memanggil pemilik perusahaan.

“Perilaku pengemudi dan keberatan kendaraan bisa dimonitor dan dikelola dari operation center dengan fasilitas GPS ini,” jelas Ahamd Yani.

Selain itu, Direktur Angkuan Jalan Ahmad Yani menerima persentasi dari PT Lookman Djaja terkait keseamatan dan pemeliharaan.

Dalam kunjungan ini, Direktur Angkutan jalan menemukan Crew Lookman Djaja yang ridak menggunakan seragam kerja dan terihat tidak sopan.

“Masalah inilah yang menjadi perhatian penting untuk PT Lookman Djaja milik Kyatmaja Lookman ini,” papar Ahmad Yani.

Usul Pak Kyat

Sementara, Kyatmadja Lookman menginginkan Pemerintah dapat meniru tracking sistem angkutan yang ada di Thailand, uji kir kendaraan dan lainnya.

“Uji kir kendaraan barang di Thailand lebih ketat dengan mengecek melalui sistem GPS di setiap kendaraan,” jelas Pak Kyat, sapaan akrab dia.

“Apabila GPS tidak berfungsi dan tidak bisa memberikan data ke kementerin transportasi thailand maka kendaraan tersebut tidak lulus uji kir,” tandas Kyat.(helmi)

loading...