Angkasa Pura 2

Ditjen Hubdat Bersama BPTD Kalimantan Selatan Gelar Bimtek Pada Awak Angkutan Umum

Aksi Polisi KoridorKamis, 28 Februari 2019
IMG-20190227-WA0061

JAKARTA (BetitaTrans.com) – Untuk mewujudkan angkutan umum yang nyaman dan keselamatan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada para Pengemudi AKAP dan AKDP 2019.

Bimtek dilaksanakn di Gedung Terminal Tipe A Gambut Barakat, Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 17 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Senin (25/2/2019) kemarin.

Diklat dan Bimtek ini diikuti sebanyak 100 orang peserta. Mereka adalah awak angkutan umum khususnya AKAP dam AKDP di wilayah Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel).

Diklat bagi awak angkutan umum ini dimaksudkan untuk membangun dan mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Sub Sektor Perhubungan Darat yang lebih berkompeten, profesional, cakap dan terampil. Selain itu juga mampu merespon kebutuhan dalam meningkatkan pelayanan dan keselamatan bertransportasi darat kepada masyarakat.

Erlina Indriasari salah satu pejabat di Direktorat Angkutan Jalan, Ditjen Hubdat mengatakan, permasalahan transportasi secara umum ialah masalah kecelakaan dan Keselamatan di Jalan.

IMG-20190227-WA0063

Keselamatan Lalu Lintas

“Keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan adalah suatu keadaan terhindarnya setiap orang dari risiko kecelakaan selama berlalu lintas yang disebabkan oleh manusia, Kendaraan, Jalan, dan/atau lingkungan,” kata Erlina menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Menurutnya, peran pengemudi angkutan umum dalam mewujudkan ketertiban, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas di jalan dan sekitar terminal merupakan tanggung jawab Pemerintah.

Erlina menambahkan, dalam kegiatan Bimtek awak angkutan umum disampaikan masalah keselamatan lalu lintas dari Ditlantas Polda Kalsel. Selain itu juga narasumber masalah asuransi dari PT Jasa Raharja.

“Dan yang tak kalah pentingnya adalah masalah perizinan untuk angkutan umum di Tanah Air,” tegas Erlina.(helmi)

loading...