Angkasa Pura 2

Setelah Hotel Kapsul, Horison Sky Kualanamu Susul Raih Penghargaan

IMG-20190301-WA0001

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Setelah hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta peroleh penghargaan, hotel Horison Sky Kualanamu menyusul juga.

Hotel yang dikelola anak usaha Angkasa Pura II, yakni PT Angkasa Pura Propertindo, berhasil meraih Guest Review Award 2018 dari Booking.com.

Ini bukti bahwa ekspansi bisnis yang dilakukan PT Angkasa Pura II (Persero) ke industri perhotelan mulai diakui dunia internasional.

“Penghargaan global ini merupakan bukti dari komit perseroan dalam menggeluti bisnis baru dengan mengembangkan dari bisnis anorganik melalui anak-anak perusahaan,” tutur Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Fokus pada pengembangan bisnis anorganik di mana salah satunya adalah mengelola hotel di sejumlah bandara salah satunya Horison Sky di Bandara Kualanamu menjadi bisnis lain dari yang utama yakni pengelolaan bandara.

“Review positif dari para tamu Hotel Horison Sky Kualanamu menjadi penyemangat dan membuat kami semakin percaya terhadap ekspansi bisnis yang dilakukan. Kami memang menargetkan bisnis anorganik dapat mendukung bisnis organik agar pendapatan perseroan dapat maksimal,” ungkapnya.

Hotel Horison Sky Kualanamu dibangun seluas 6.900 meter persegi dengan investasi Rp52 miliar, dilengkapi 100 kamar serta fasilitas lain seperti restoran, empat ruang pertemuan, spa massage, lounge, business center, laundry & dry cleaning service, serta WiFi di masing-masing kamar tidur.

Sebelumnya, Digital Airport Hotel yang mengelola hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga meraih Guest Review Award 2018 setelah meraih poin 8.6.

Adapun di bisnis hotel, AP II dalam waktu dekat juga akan melakukan groundbreaking pembangunan hotel di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.

“Juni 2019 akan dibuka hotel di Terminal 3 Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta lalu kemudian berlanjut pembukaan hotel di Terminal 3 Domestik,” imbuh dia.

Setelah itu, kata Awaluddin, akan dibuka juga hotel di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Saat ini proyek tersebut masih dalam proses desain. Tahun lalu, AP II dan PT Pembangunan Perumahan menandatangani nota kesepahaman terkait proyek hotel di bandara Padang tersebut.

Pembangunan hotel di berbagai bandara dan lokasi ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan traveler yang sangat mobile. Seperti kita ketahui, 68% dari penumpang pesawat adalah generasi milenial sehingga kami perlu mendukung mobilitas mereka yang membutuhkan keprakisan salah satunya adalah hotel di bandara. (omy)

loading...