Angkasa Pura 2

Dirjen Budi Ajak Generasi Millenial Menjaga Perilaku Lalu Lintas yang Tertib dan Harmoni

Aksi Polisi Koridor SDMSelasa, 5 Maret 2019
IMG-20190305-WA0044

IMG-20190305-WA0046

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Generasi Millenial mempumyai peran besar untuk menjaga dan meningkatkan ketertiban lalu lintas. Terlebih, selama ini banyak permasalahan lalu lintas seperti pelanggaran lalu lintas atau tindakan anarkis di jalanan. Maka saya mengajak generasi millenial yang ada di sini untuk menjaga perilaku lalu lintas yang tertib dan harmoni. Ini diawali dari generasi muda bahkan sejak usia dini.

Demikian disampaikan Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyaddi dalam paparan materi yang disampaikan pada acara Dialog Millenial Road Safety 2019 di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (5/3/2019).

Menurut Dirjen Budi, saat ini perilaku lalu lintas banyak melibatkan kaum milenial yang tidak menaati rambu lalu lintas. Pada akhirnya akan mengakibatkan kemacetan maupun membahayakan pengendara lainnya, bahkan ada juga pengemudi di bawah umur, maupun melakukan pelanggaran dengan bonceng tiga.

“Saya dukung dengan adanya acara ini karena dapat memotivasi milenial untuk tetap menaati rambu lalu lintas saat berkendara. Perilaku berkeselamatan akan mengurangi kecelakaan di jalan raya,” jelas Dirjen Budi.

Acara yang digelar dalam rangka kegiatan Millenial Road Safety Festival ini merupakan rangkaian acara yang digagas oleh Korps Lalu Lintas Polri di beberapa kota besar.

Dalam acara ini Dirjen Budi mengapresiasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sebagai pelaksana program ini di UIN Syarif Hidayatullah. “Semoga dengan acara ini dapat bertujuan preventif yang memberikan pemahaman akan keselamatan dalam berlalu lintas kepada para mahasiswa,” sebut mantan pati Polri itu.

Kondisi lalu lintas saat ini, menurut Dirjen Budi, dapat berdampak luas karena ada kecenderungan untuk memecah belah persatuan bangsa, mengakibatkan kerugian ekonomi, mengurangi efisiensi waktu, juga menimbulkan konflik di masyarakat.

“Saya ingin generasi millenial dapat mencegah hal-hal tersebut. Mulailah dari diri sendiri untuk membiasakan tertib dalam berlalu lintas,” tambah Dirjen Budi.

Acara ini merupakan kegiatan untuk mengajak generasi millenial mulai rentang usia 17-35 tahun untuk mengutamakan keselamatan dengan tertib lalu lintas. Hadir juga dalam dialog ini yaitu Kapolda Metro Jaya, Perwakilan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), dan Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK).(helmi)

loading...