Angkasa Pura 2

Aptrindo Perlu Bertindak, 70% Kecelakaan di Jalan Raya Libatkan Truk

KoridorRabu, 13 Maret 2019
Kyatmaja Lookman

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Data Polri menyebutkan,  angka korban kecelakaan di jalan raya masih tinggi. Rata-rata 2 atau 3 orang meninggal per jam atau sekitar 26.000 -29.000 jiwa per tahun mati karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

“Sekitar 70% kecelakaan di jalan tol juga melibatkan tTruk (50 kejadian per hari), tingkat fatalitas kecelakaan yang tinggi diakibatkan rem blong. Dan lebih dari 75% pelanggaran overloading terdapat di jembatan timbang,” kata Wakil Ketua  Umum Aptrindo Kyatmaja Lookman menjawab BeritaTrans.com, Rabu (13/4/2019).

Akibat  kecelakaan di jalan raya itu, lanjutnya, maka menimbulkan kerugian cukup besar baik moril maupun materil. Dan yang cukup miris, bisa mengakibatkan kemiskinan baru di Tanah Air.

Oleh karwna itu, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) memandang perlu adanya gerakan bersama yang dapat membangkitkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan lalu lintas. Khususnya  dalam berkendara di jalan terutama pengemudi truk angkutan barang.

“Gerakan ini pernah diadakan  pada bulan Maret 2017 melibatkan stakeholder dan pengusaha. Untuk memaksimalkan komitmen atas keselamatan, dianggap perlu untuk melakukan lagi di Maret 2019 dengan melibatkan stakeholder,” jelas Kyat.

“Mereka itu antar lain pengusaha dan pengemudi dengan mengundang Presiden Bp Joko Widodo dan Menteri Perhubungan RI Bpk Budi Karya Sumadi,” papar Kyat.

Deklarasi Pengemudi Truk menjadikan Pelopor mengutamakan keselamatan, menurut Kyat, mengusung tema Keselamatan Adalah Nomor Satu (Safety First).  “Acara itilah yang akan digelar Minggu mendatang di Pabuba  Tanjung Priok, Jakarta,” sebut Kyat.

Tujuan acara ini adalah untuk meingkatkan kualitas pengemudi yang memiliki komptensi yang berstandar Nasional maupun Internasional,

“Meningkatkan keselamatan, ketertiban dan kelancaran angkutan barang dengan kendaraan berstandar internasional, muatan standar, sehingga menghilangkan overdimensi dan overload,” tandas Kyat.(helmi)

loading...