Angkasa Pura 2

ASDP Bantu 4 Kapal Ketinting Pada Warga Korban Tsunami di Desa Way Muli Lampung Selatan

Dermaga Koridor SDMRabu, 13 Maret 2019
IMG-20190313-WA0051

BAKAUHENI (BeritaTrans.com) – PT ASDP Indonesia Ferry memberikan bantuan corporate sicial responsibelity (CSR) berupa 4 unit Kapal Ketinting bagi beberapa nelayan Desa Way Muli dan Desa Kunjir di Lampung Selatan, yang bencana tsunami lalu menjadi korban sehingga kapal yang mereka rusak dan hancur diterjang ombak.

“Harapan kami bantuan ini dapat membantu mereka (korban gempa dan tsunami) bisa kembali mencari nafkah” ujar Dirut ASDP Indonesia Ferry Ira Puspa Dewi dalam siaran pers, Rabu (13/3/20190.

Selama kegiatan Jambore Pesisir, berbagai kegiatan berwawasan kelautan akan dilaksanakan. Para pesertanya, yaitu 400 anggota Pramuka dari Pemkab Pandeglang dan Pemkab Lampung Selatan.

Dikatakan Ira, pada kesempatan ini manajemen ASDP juga sekaligus memperkenalkan seluk-beluk layanan penyeberangan dan kepelabuhanan pada kalangan pelajar millenial agar dapat meningkatkan kecintaan terhadap kelautan mengingat Indonesia adalah negara maritim.

“Sasaran Jambore Pesisir juga merupakan upaya sosialisasi kegiatan Gerakan Cinta Laut yang diinisiasi KKP kepada generasi muda. Gerakan ini telah dicanangkan sejak lama dan telah dilakukan di beberapa wilayah pesisir nusantara,”
kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agus Dermawan menambahkan.

Menurutnya, kini sudah waktunya generasi milenial turut andil dalam menjaga laut nusantara. “Bukan hanya itu, mereka juga mampu melakukan mitiasi bencana. sekaligus mengantisipasi dengan baik, agar bisa menekan jumlah korbn jiwa dan harta,” sebut Agus.

Proses Penyembuhan Psikologis

Ira menegaskan, ASDP mendukung kegiatan sosialisasi sarat manfaat ini, bukan saja sekedar penyebarluasan informasi penting, tetapi juga bermanfaat bagi para korban bencana tsunami lalu.

“Kami (ASDP) harap ini bisa menjadi salah satu proses penyembuhan psikologis (trauma healing) para korban,” kata Ira lagi.

Beberapa korban tsunami dari Pandeglang juga turut serta menjadi peserta Jambore ini. Dalam tiga hari ke depan, peserta Jambore akan mendapatkan pengalaman menikmati perjalanan dengan kapal eksekutif.

Pada kesempatan Jambore Pesisir itu, para peserta juga melakukan site visit ke terminal eksekutif ASDP di Merak-Bakauheni, yang diharapkan membuat mereka lebih bersemangat selain menambah wawasan.(helmi)

loading...