Angkasa Pura 2

Soal Boeing 737-8 Max, Dirjen Perhubungan Udara Dinilai Bikin Indonesia Great Again

KokpitKamis, 14 Maret 2019
IMG_20190314_230239

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Aksi quick response Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti terhadap Boeing 737-8 Max mendapat pujian dari sejumlah kalangan.

Seperti diketahui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melarang terbang sementara 11 pesawat terbang Boeing 737-8 MAX di Indonesia.

Pelarangan itu muncul hanya sehari setelah pesawat Boeing 737-8 MAX Ethiopian Airlines jatuh pada Minggu (10/32019) pagi. Setelah Indonesia menerbirkan larangan sementara terbang itu, negara-negara lain mengikuti, termasuk Inggris, Australia dan Amerika Serikat.

Di satu grup Whatsapp Diskusi Transportasi, aksi anak buah Budi Karya Sumadi itu memantik pujian dari member grup. Salah satunya dari Johnson W Sutjipto, pengusaha galangan kapal dan pelayaran, yang juga Ketua Umum INSA. Johnson menulis begini:

Dear Ibu DirJen
You have just make INDONESIA Great Again.
Great & Timely decision.
Sincerely Salute.
Johnson W Sutjipto

(Ibu Dirjen yang terkasih
Engkau baru saja membuat INDONESIA Hebat Lagi.
Keputusan yang bagus & tepat waktu.
Hormat kami.
Johnson W Sutjipto).

2019-03-14 22.55.06

BeritaTrans.com dan Aksi.id menanyai Johnson soal komentarnya itu. “Kita harus belajar dari Bu Dirjen tentang cepat dan tepat mengambil keputusan. Dia baru menjabat tetapi bekerja hebat,” cetus Johnson, Kamis (14/3/2019) malam.

Dia juga menuturkan aksi Dirjen Perhubungan Udara tersebut pantas mendapat penilaian bahwa Polana B Pramesti telah membuat Indonesia menjadi hebat kembali. “Dan itu patut kita apresiasi,” cetus Johnson.

Pujian juga datang dari pengamat transportasi Dedi Darmawan. Dia berkomentar berikut ini:

2019-03-14 23.12.49

(awe/foto utama: Twitter @djpu151).

loading...