Angkasa Pura 2

Uang Pajak dari Rakyat Untuk Membangun Infrastruktur Termasuk Sektor Transportasi

Bandara Dermaga Emplasemen Koridor SDMKamis, 14 Maret 2019
IMG-20190314-WA0001

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Hasil penerimaan panjak negara terus meningkat. Dan uang pajak tersebut dimanfaatkan untuk rakyat, termasuk untuk membangun infrastruktur di Taah Air, seperti jalan, jembatan,tol, MRT, LRT, pelabuhan, bandara dan lainnya.

“Pajak anda digunakan untuk pembangunan Indonesia. Pertumbuhan tinggi meski situasi 2018 tidak mudah. Kita tumbuh 5,17%. Kita gunakan pajak untuk stimulasi ekonomi Indonesia,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, kemarin.

Menkeu menyampaikan itu saat menyerahkan penghargaan [ada pembayara pajak terbesar selama tahun 2018. Termasuk di dalamnya PT PLN (Persero).

Dikatakan, ada 30 wajib pajak yang menerima penghargaan, terdiri dari 6 wajib pajak badan dari masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Satu, KPP Wajib Pajak Besar Dua, KPP Wajib Pajak Besar Tiga, dan KPP Wajib Pajak Besar Empat, serta 6 (enam) wajib pajak Orang Pribadi dari KPP Wajib Pajak Besar Empat.

Menkeu Sri mulyani juga menjabarkan, sejak 2015 hingga 2018 sudah banyak hasil yang dicapai pemerintah dari uang pajak. “Mulai dari pembangunan jalan tol hingga transportasi umum MRT,” papar dia.

Menkeu juga mengungkapkan bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus dijalin untuk mengembangkan Indonesia. Selain itu, juga untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% di tahun ini.

“Kami janji kumpulkan pajak untuk menggerakkan ekonomi Indonesia lebih baik lagi. Untuk itu kami akan terus undang bapak ibu untuk memberikan feedback ke kami baik dari sisi pelayanan, policy, regulasi,” sebut Menkeu.

Kami akan sangat terbuka menerima masukan dari dunia usaha karena tugas kami untuk menjadikan ekonomi Indonesia berkembang dengan baik. Sekali lagi terimakasih kanwil LTO dan tahun ini harus tercapai targetnya,” tutup Sri Mulyani.(helmi)

loading...