Angkasa Pura 2

Angkasa Pura I Turut Mengawasi Lalu Lintas Hasil Perikanan di Bandara

BandaraJumat, 15 Maret 2019
IMG-20190315-WA0028

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Angkasa Pura I turut mengawasi lalu lintas hasil perikanan di bandara kelolaannya. Bersama Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilaksanakan penandatangan MoU lanjutan.

Ruang lingkup nota kesepahaman itu menurut Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, antara lain terkait pelaksanaan berbagai kegiatan berupa penyediaan data melalui Pemberitahuan Tentang Isi (PTI) terkait ikan dan hasil perikanan yang dilalulintaskan melalui kargo,.

“Selain itu juga pemanfaatan mesin x-ray dalam rangka pemeriksaan dan/atau pemeriksaan ulang untuk pengeluaran, pemasukan atau transit, penyediaan dan pemanfaatan fasilitas pemeriksaan fisik di terminal penumpang dan terminal kargo, dan penyediaan bimbingan teknis dan/atau pelatihan serta peningkatan koordinasi antarlembaga serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” urai Faik di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Pengiriman hasil industri perikanan untuk ekspor melalui kargo pesawat udara kata dia, terus tumbuh setiap tahunnya. Namun pertumbuhan ini juga tak jarang diiringi dengan pengiriman produk perikanan yang tidak sesuai standar ketentuan yang berlaku. Bahkan masih saja terjadi upaya penyelundupan.

“Oleh karena itu, kami mendukung BKIPM untuk membantu mengawasi lalu lintas hasil perikanan melalui pesawat udara di bandara-bandara Angkasa Pura I,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU ini merupakan yang kedua kalinya setelah penandatanganan sebelumnya yang dilaksanakan pada 17 Februari 2017.

Dalam rentang tahun 2016-2018 tercatat 39 kasus penyelundupan yang berhasil digagalkan di 13 bandara Angkasa Pura I.

“Penyelundupan tersebut antara lain baby lobster, terumbu karang, telur penyu, kerang hijau, kuda laut, teripang laut, kepiting kenari, kepiting bakau, koral, hingga cangkang kerang kimia,” imbuh Faik.

Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk komit dan sinergi yang baik antara BKIPM dan Angkasa Pura I dalam upaya pengawasan lalu lintas ikan.

“Nilai Sumber Daya Ikan (SDI) yang berhasil diselamatkan oleh Angkasa Pura I melalui 13 bandara yang dikelola pada tahun 2018 lalu mencapai Rp125.149.940.000. Kami sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras dalam mendukung dan menjaga kekayaan hayati ikan di Tanah Air,” ujar Kepala BKIPM, Rina. (omy)

loading...