Angkasa Pura 2

Pemudik dari Kalimantan dan Sulawesi akan Beralih ke Kapal Laut, Pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Perak Makin Ramai

Dermaga KoridorJumat, 15 Maret 2019
pelabuhan tanjung emas1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemudik dari Kalimantan dan Sulawesi ke Jawa dirediksikan akan beralih ke kapal. Harga tiket pesawat udara yang mahal menyebabkan pilihan pada kapal laut untuk mudik.

Implikasinya,Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang) dan Tanjung Perak (Surabaya) akan semakin ramai. Mereka harus diantisipasi dengan baii, mulai fasilitas terminal, angkutan lanjutan, dan tentunya keamanan dan keselamatan penumpang/ pemudik sampai tujuan masing-masing.

Demikian disampaikan Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang, Djoko Setijwarno, ST, MT kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (15/3/2019)

Menurut dia, penyediaan angkutan mudik gratis tidak hanya disediakan dari Jakarta ke sejumlah daerah. Akan tetapi juga bisa disediakan penambahan sejumlah bus di Pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Perak.

“Angkutan mudik “gartis” yang disediakan nantinya menuju ke sejumlah kabupaten di Jateng dan Jatim,” jelas Djoko.

Selannjutnya, Pemda Jateng dan Jatim mulai sekarang harus mengantisipasi itu. “Jangan sampai pemudik mendapatkan angkutan plat hitam dengan tarif tak terhingga,”sebut Djoko mengingatkan.

Kemacetan lalu lintas selama mudik Lbaran 2019, akan beralih ke jalan jalan di Jateng dan Jatim.

“Namun begitu, mudik Lebaran 2019 yang lancar, aman dan selamat menjadi impian pemudik setiap tahun,” tegas Djoko.(helmi)

loading...