Angkasa Pura 2

Awal 2019, Kemenhub Sudah Laksanakan Kontrak Senilai Rp11,54 Triliun

IMG_20190319_062516

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sampai triwulan pertama 2019, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melaksanakan kontrak senilai Rp11,54 triliun atau 41% dari anggaran dalam DIPA 2019. Kmenhub sudah menyiapkan sejumlah terobosan untuk mempercepat proses tender proyek di lingkungan Kemenhub RI.

“Untuk kegiatan yang sedang proses tender dan akan diselesaikan hingga akhir bulan Maret adalah sebesar Rp10,8 Triliun (38%). Sedangkan sisanya sebesar Rp6,11 triliun (21%) akan diselesaikan sesegera mungkin,” kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam Raker dengan Komisi V DPR di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Iku hadir mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi, antara lain Irjen Kemenhub Wahju Satrio Utomo, Dirjen Hubdat Budi Setiyadi, Dirjen Hubla Agus Purnomo, Sekjen Kemenhub Djoko Sasono dan lainnya.

Menhub Budi Karya menyebutkan, memang sejauh ini ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses tender di Kemenhub. Mereka itu antara lain, masih adanya blokir anggaran (oleh Kemenkeu), adanya reorganisasi di lingkungan Kementerian Perhubungan.

“Selanjutnya permasalahan lahan, serta adanya perubahan sistem tender dari LKPP yang mengharuskan PPK menginput dokumen Spesifikasi Teknik, HPS dan Rancangan Kontrak dengan SPSE versi 4.3,” jelas Menhub lagi.

Guna mempercepat proses tender tersebut, menurut Menhub Budi Karya, Kementerian Perhubungan melakukan langkah-langkah percepatan yaitu percepatan proses pelelangan barang dan jasa, pengajuan persetujuan Kontrak Tahun Jamak.

Kemudian pengajuan revisi pembukaan blokir dan realokasi pemenuhan kebutuhan anggaran untuk kegiatan prioritas, pengajuan pencairan dana kontrak tahun jamak.

“Selain itu juga membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Penyedia Barang/Jasa di tingkat Kantor Pusat dan Wilayah di bawah koordinasi Biro LPPBMN,” pungkas Menhub.(helmi)

loading...