Angkasa Pura 2

Naik Jadi 4.56 Juta Orang, Moda Transportasi Darat akan Jadi Primadona Pemudik Lebaran 2019

KoridorKamis, 21 Maret 2019
20190321_152208

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, moda transportasi darat akan menjadi prioritas pada arus mudik 2019. Oleh karenanya yang harus ditingkatkan adalah antisipasi serta keselamatanya.

 ”Prediksi itu terjadi karena tol TransJawa sudah  selesai dan dioperasikan.  Kapasitas moda KA terbatas  dan tarif pesawat terbang cukup mahal,” kata Dirjen Budi  pada Press Background Persiapan Angkutan Lebaran  2019 di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Menurutnya, jumlah pemudik dengan bus AKAP saat angkutan Lebaran 2019 diproyeksikan mencapai 4.56 juta orang.  Jumlah itu naik dibandingkan  tahun 2018 sebesar 4.1 juta orang.

Sedang akutan mudik dengan kapal roro atau penyeberangan  naik menjadi 4.56 juta orang. Jumlah itu naik dibanding tahun 2018 sebesar 4.51 orang.

Sementara, fasilitas mudik gratis disiapkan 1.200 bus ke 40 kota di Indonesia mulai Padang sampai Jawa Timur. Jumlah itu menurut  Dirjen Budi naik 12% dari tahun  2018.

Mudik Gratis Naik Jadi 54.000

Menurut Dirjwn Budi, kapasitas pemudik gratis naik menjadi 54.000 orang dibandingkan tahun lalu sebesar 44.000 orang.

Yang perlu diperhatikan menurut Dirjen Budi adalah kemacetan lalin  menjelang rest area  jalan tol.  “Namun karena  waktu mudik yang lama  diproyeksikan tidak terlalu bermasalah,” sebut dia.

Yang penting diperhatikan tambah Dirjen Budi, adalah arus balik Lebaran,  karena cuma ada waktu tiga hari sebelum masuk kerja, pada hari Senin pascalebaran.

“Saat itulah  pemudik harus  hati-hati dan pengawasan dari aparar di lapangan. Keselamatan harus  ditingkatkan,” tegas Dirjen Budi.(helmi)

loading...