Angkasa Pura 2

Angkasa Pura Aviasi Gandeng 3 Perusahaan Menuju Airport City Kualanamu

BandaraJumat, 22 Maret 2019
IMG_20190322_191516

IMG_20190322_191946

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Meski baru lahir, PT Angkasa Pura Aviasi yang merupakan anak usaha PT Angkasa Pura II langsung tancap gas dengan menggandeng tiga perusahan dalam waktu bersamaan.

Teken kerja sama dilaksanakan Direktur Utama Angkasa Pura Aviasi Haris dengan Dirut PT HEE Logistik Indonesia Andre Paratama serta Business Development Manager PT Jingdong Indonesia Pertama (JD-ID) Indra Nugroho terkait e- commerce center di Bandara Kualanamu.

Penandatanganan kerja sama juga dilaksanakan dengan Dirut PT Kapital Delapan Sembilan Joko Santosa terkait dengan Purence Dew Water disaksikan Komisaris Angkasa Pura Aviasi Daan Ahmad yang merupakan Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura II.

“Nantinya akan dibangun kapasitas logistik di area seluas dua hektar. Setelah dilakukan pengkajian maka ditargetkan tahun ini juga dilakukan ground breaking,” ujar Haris di Tangerang, Jumat (22/3/2019).

Dia menyampaikan perlunya inisasi-inisiasi untuk kerja sama ini dilakukan dengan cepat tak lain agar realisasi Airport City dapat terwujud sesuai target perusahaan.

Bersama dengan GM Bandara Kualanamu yang notabene di bawah naungan Induk usaha PT Angkasa Pura II kata Haris, pihaknya akan melakukan sinergi untuk meningkatkan kapasitas dan layanan lebih baik lagi.

“Kerja sama dengan perusahaan pertama dilakukan untuk peningkatan kapasitas dan diharapkan juga berdampak pada kenaikan angkutan logistik sebesar 10 persen,” ungkapnya.

Sedangkan dengan Purence Dew Water, pihaknya dituturkannya, akan bersama-sama membangun alat serapan air embun di area bandara dengan teknologi mutakhir untuk air minum bagi pengguna jasa.

Bandara Kualanamu menurutnya saat ini melayani 10,4 juta penumpang. Diprediksi akan meningkat hingga 17 juta pada tahun 2022, 30 juta penumpang di tahun 2030, dan sebesar 42 juta pada tahun 2035.

“Potensi Bandara Kualanamu sangat besar dan akan terus dikembangkan,” pungkas Haris. (omy)

loading...