Angkasa Pura 2

Beban Utang & Belum Gaji Pegawai Sebabkan Jet Airways Hentikan Operasi 78 Pesawat

KokpitSabtu, 23 Maret 2019
Heres-our-all-women-crew-standing-tall-touching-the-skies247041

MUMBAI (BeritaTrans.com) – Krisis keuangan melanda maskapai asal India, Jet Airways, sehingga memaksa 6 unit pesawat harus dikandangkan.

Ada 119 pesawat untuk melayani 600 rute domestik dan 380 rute internasional, dengan kini yang berhenti beroperasi mencapai total 78 pesawat

images

images (1)

Diwartakan BBC, Selasa (19/3/2019), perusahaan itu kini berjuang mengatasi beban utang yang mencapai lebih dari 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp14,1 triliun.

“Enam pesawat tambahan telah dikandangkan karena tidak membayar jumlah yang harus dibayar kepada lessor berdasarkan perjanjian sewa masing-masing,” demikian pernyataan sekretaris perusahaan Ruldeep Sharma.

Laporan AFP menyebutkan, maskapai itu mempekerjakan sekitar 20.000 orang, namun gagal membayar kepada lessor atau perusahaan leasing pesawat dan pemberi pinjaman.

Kini ratusan penumpang telantar, sementara akun media sosial Jet Airways dibanjiri keluhan. Mereka meminta kejelasan soal tiket penerbangan yang baru atau pengembalian uang tiket.

Di sisi lain, perusahaan juga harus menghadapi tekanan dari banyak pilotnya yang menuntut pembayaran gaji.

Serikat pekerja bahkan mengancam akan keluar dari pekerjaan mereka jika gaji tak segera cair.

“Pilot akan berhenti menerbangkan pesawat mulai 1 April 2019 jika perusahaan tidak mencairkan gaji,” kata juru bicara serikat pilot National Aviator’s Guild.

Regulator penerbangan India pada Selasa telah melayangkan peringatan kepada Jet Airways untuk memastikan staf tidak menghadapi tekanan dalam mengoperasikan pesawat.

Muncul laporan yang menyatakan pemerintah India meminta bank milik negara untuk turun tangan dan menyelamatkan Jet Airways.

Pemerintah India ingin menghindari pemecatan besar-besaran sebelum pemilihan umum pada Mei 2019.

loading...