Angkasa Pura 2

Kampus Transportasi BPSDMP Harus Inklusif, Mampu Mendidik Taruna dan Warga Sekitar Dengan Baik

SDMSabtu, 23 Maret 2019
WhatsApp Image 2019-03-22 at 15.52.44

WhatsApp Image 2019-03-22 at 15.52.43

PADANG PARIAMAN (BeritaTrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa sekolah transpotasi yang ada di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Kementerian Perhubunganharus inklusif. Mereka harus dapat memberikan pendidikan dan latihan (diklat), tidak hanya kepada para taruna tetapi juga bagi masyarakat sekitar sekolah.

“Sekolah-sekolah di lingkungan Kementerian Perhubungan memang kita delegasikan tidak boleh ekslusif lagi namun harus inklusif, sejalan dengan rencana kita untuk tahun 2019 kita menyiapkan tahun sumber daya manusia (SDM) sehingga sekolah-sekolah kita selain mendidik siswa-siswanya yaitu para taruna-taruni juga mendidik masyarakat dari luar,” kata Menhub Budi Karya saat membuka DPM di kampus Poltekpel Padang, Jumat (22/3/2019).

BPSDMP kini mengelola 26 kampus transportasi dari berbagai matra berbeda, yaotu matra darat,laut, udaha serta kereta api. Kampus transortasi itu tersebar di berbagai okasi, mulai BP2IP malahayi Aceh Besar sampai BPPP Jayapura, Papua.

Pada tahun 2019 ini, Kemenhub melalui kampus transportasi BPSDMP kembali menggelat diklat pemberdayaan amsyaralat (DPM). Targetnya akan mendidik sebanyak 160.000 orang selama setahun ini. Salah satuya di kampus POltekpel Padamg, dengan kuota 4.000 orang peserta DPM.

Sebagai informasi, kegiatan DPM 2019 di kampus Poltekpel Sumatera Barat ini berlangsung dari tanggal 19 Maret sampai 3 April 2019.

Pelatihan yang diberikan berupa Basic Safety Training (360 peserta), Advanced Fire Fighting (360 peserta), Security Awarnes Training (360 peserta), Security Awarnes Training and Seafarers With Designared Security Duties (360 peserta), Crowd Management Training (360 peserta).

Selanjutnya, Crisis Management and Human Behavior Training (360 peserta), Safety Training Kapal Layar Motor (957 peserta) dan Surat Keterangan Kecakapan Kapal Nelayan Penangkap Ikan dengan daerah pelayaran 60 Mil bagian Deck/Engine (957 peserta).

DPM 2019 dengan target sebanyak 160.000 orang itu diberikan diberikan gratis. Diklat vokasi itu sebagai wujud kepedulian dan peran serta Kemenhub dan BPSDMP untuk memberdayakan masyarakat serta meningkatkan kualitas SDM di bidang transportasi.

“Melalui diklat ini, diharapkan dapat menghasilan tenaga terampil di bidang transprtasi darat, laut, udara serta kereta api,” tandas Menhub Budi Karya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR-RI Komisi V Alex Indra Lukman, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Walikota Pariaman Genius Umar, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Umiyatun Hayati dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri.(helmi)

loading...