Angkasa Pura 2

80% Kecelakaan Lalin LIbatkan Orang Usia 16-64 Tahun, Dirjen Budi Ajak Ubah Prilaku di Jalan Raya

KoridorMinggu, 24 Maret 2019
IMG-20190324-WA0004

IMG-20190324-WA0006

MALANG (BeritaTrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengadakan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Berkendara guna memperbaiki total prilaku lalu lintas masyarakat saat berkendara di jalan. Acara ini dilaksanakan saat Car Free Day (CFD)/ Hari Bebas Kendaraan Bermotor Kota Malang, di sepanjang Jalan Raya Ijen, Minggu (24/3/2019) pagi.

Dari data yang dihimpun oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada tahun 2018, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia, 80% melibatkan anak-anak remaja, usia 15-64 tahun atau golongan usia produktif.

“Kami ingin mengajak kepada semua masyarakat untuk memperbaiki kondisi lalu lintas. Sekarang saatnya memperbaiki perilaku kita saat berlalu lintas di jalan. Apalagi sekarang semakin banyak pengendara yang di bawah umur. Ini sangat berbahaya sekali,” ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi.

Dalam acara ini, hadir ratusan warga kota Malang, Jawa Timur (Jatim) serta pelajar maupun mahasiswa dari berbagai sekolah di Kota Malang yang mewakili kaum millenials. “Kecelakaan di Indonesia harus kita tekan sampai tahun 2035 dan memang untuk itu semua Pemerintah perlu mengajak masyarakat. Ke depannya kami harapkan masyarakat mulai peduli terhadap masalah keselamatan,” ujar Dirjen Budi kepada awak media dalam acara tersebut.

Di tengah perkembangan infrastruktur jalan di Indonesia yang kini semakin baik, Dirjen Budi mengharapkan peningkatan sarana maupun prasarana juga diikuti oleh perilaku masyarakat yang semakin baik. Ketidaktaatan pada rambu maupun peraturan lalu lintas selain berbahaya bagi diri sendiri juga mengancam keselamatan orang lain.

Ikut hadir dalam acara di Malang itu, para pejabat Ditjen Hubdat dari pusat dan daerah, BPTD Jawa Timur, dan tamu undangan lain, termasuk Walikota Malang Sutiaji dan lainnya.(helmi)

loading...