Angkasa Pura 2

Kompetensi Inspektur Penerbangan Bidang Keamanan Menuju Pemenuhan Standar ICAO USAP

Bandara Kokpit SDMSenin, 25 Maret 2019
IMG-20190325-WA0018

BALI (BeritaTrans.com) – Kompetensi Inspektur Penerbangan Bidang Keamanan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menuju standar ICAO USAP secara penuh.

Kegiatan pelatihan di bidang keamanan ini bekerjasama dengan ICAO National Inspectors Course untuk meningkatkan kompetensi inspektur penerbangan dan untuk menindaklanjuti temuan corrective action plan ICAO USAP.

“Pelatihan ini titik beratnya adalah meningkatkan keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang tidak bisa dikompromikan. Keamanan penerbangan harus dijaga sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku di dunia penerbangan internasional,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti diwakili Direktur Keamanan Penerbangan, Dadun Kohar di Bali, Senin (25/3/2019).

Pelatihan inspektur penerbangan yang bekerja sama dengan ICAO melalui Aviation Security Implementation Plan (ASIP) diikuti 20 peserta yang terdiri dari inspektur penerbangan dari Direktorat Keamanan Penerbangan, Otoritas Bandar Udara (OBU), Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) dan PT. Angkasa Pura I (Persero).

“Pelatihan bagi para Inspektur Penerbangan untuk meningkatkan kompetensi inspektur penerbangan dalam melakukan audit terhadap operator bandara di bidang keamanan,” ungkap Dadun.

Dalam pelatihan itu, para peserta mendapatkan materi mengenai kegiatan pengawasan keamanan penerbangan yang tercantum dalam Program Pengawasan Keamanan Penerbangan Nasional, Kriteria dan Kewenangan Inspektur Keamanan Penerbangan, Metodologi, Teknik dan Persiapan dalam melaksanakan inspeksi, Cover Tes dan Investigasi.

“Peserta juga praktik dalam melaksanakan inspeksi yang dilakukan di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali,” tuturnya.

Dalam Global Aviation Security Plan Roadmap disampaikan bahwa pada 80 persen anggota ICAO pada tahun 2020 harus memenuhi compliance 65 % dan terus meninggkat di tahun 2023 yaitu 90 persen anggota ICAO harus memenuhi compliance lebih dari 80%. Tahun 2030, seluruh anggota ICAO harus memenuhi standar harus memenuhi compliance diatas 90%. (omy)

loading...