Angkasa Pura 2

UPP Pelabuhan Ratu Berhasil Terbitkan 1.025 Pas Kecil Kapal Ikan

DermagaSelasa, 26 Maret 2019
IMG-20190326-WA0016

CIANJUR SELATAN (beritatrans.com) -Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Pelabuhan Ratu telah berhasil melakukan pengukuran dan menerbitkan Pas Kecil untuk 1.025 kapal nelayan kurang dari 7 GT di wilayah kerjanya yaitu Sukabumi, Cianjur, dan Bandung Barat.

Demikian disampaikan Kepala UPP Kelas III Pelahuhan Ratu Fatah Yasin saat melakukan pengukuran dan menerbitkan Pas Kecil 125 kapal ikan Kelompok Nelayan Jayanti, Cidaun, Jayanti, Cianjur Selatan, Jawa Barat, hari ini (26/3).

IMG-20190326-WA0017

“Setelah sebelumnya UPP Kelas III Pelabuhan Ratu melakukan pengukuran dan menerbitkan pas kecil sebanyak 900 bagi  kapal di bawah 7 GT, maka pada hari ini kami juga melakukan pengukuran dan menerbitkan pas kecil sebanyak 125 bagi kapal ikan di bawah 7 GT  yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Jayanti di Pantai Jayanti Cianjur Selatan,” kata Fatah Yasin.

Fatah Yasin mengatakan di wilayah kerja UPP Pelabuhan Ratu terdapat sekitar 1.200 unit kapal ikan di bawah 7 GT yang beroperasi sebagai kapal nelayan dan kapal pengangkut ikan. Dengan demikian sampai hari ini tinggal sekitar 175 unit kapal yang belum dilakukan pengukuran dan diberikan pas kecil sebagai bukti kepemilikan kapal. 

IMG-20190326-WA0015

“Kami optimistis pengukuran dan penerbitan pas kecil bagi kapal di bawah 7 GT di wilayah kerja UPP Pelabuhan Ratu dapat diselesaikan sebelum pertengahan bulan April 2019 ini,” kata Yasin.

Yasin mengatakan,  mengatakan, pengukuran dan penerbitan sertifikasi kapal ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya nelayan, agar para nelayan mempunyai surat kepemilikan pada kapalnya.

IMG-20190326-WA0010

“Pas kecil merupakan dokumen yang sangat penting yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, dokumen kelengkapan berlayar, keamanan melakukan pelayaran, jaminan kredit usaha, serta memudahkan pendataan jika terjadi bahaya di laut atau saat berlayar,” ujarnya.

Menurut Fatah Yasin, untuk kegiatan pengukuran dan pemberian pas kecil hari ini, UPP Pelabuhan Ratu  mengirim 3 orang Ahli Ukur Kapal dan 1 orang pemeriksa.

IMG-20190326-WA0012

“Kami mengalami sedikit kendala dalam pengukuran kapal  yaitu jauhnya jarak lokasi daerah nelayan seperti nelayan di wilayah pantai Jayanti  Kabupaten Cianjur Selatan ini. Seperti pada hari  ini untuk mencapai lokasi pengukuran kapal ini, Tim Pengukur kami harus menempuh perjalanan sekitar 6 jam dari Pelabuhan Ratu,” kata Yasin.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cidaun, Jayanti, Cianjur Selatan Eli Muslihat menyambut baik pelaksanaan pengukuran dan penerbitan Pas Kecil kepada kapal nelayan Cianjur Selatan.

IMG-20190326-WA0013

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas sikap proaktif Kantor UPP Pelabuhan Ratu yang jauh-jauh datang ke Cianjur Selatan, khususnya ke Pantai Jayanti untuk melalukan pengukuran dan penerbitan Pas Kecil bagi kapal-kapal nelayan di sini tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis tis” kata Eli.

Menurut Fatah Yasin kegiatan pengukuran kapal  di bawah  7 GT di wilayah kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Ratu  merupakan kegiatan yang diinisiasi dalam rangka percepatan pengukuran kapal berukuran  di bawah 7 GT di wilayah kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Ratu.

IMG-20190326-WA0011

Sebagai informasi, Kegiatan Gerai Pengukuran Kapal dan Pemberian Pas Kecil ini diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam rangka mempermudah dan mempercepat program sertifikasi kapal penangkap ikan dan kapal tradisional di bawah 7 GT.

Adapun secara nasional, terdapat total 38.931 unit kapal yang teridentifikasi dengan ukuran di bawah 7 GT di seluruh Indonesia. Berdasarkan data dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, terdapat sejumlah total 38.286 unit kapal yang telah disertifikasi pas kecil pertanggal 20 Maret 2019. Dari jumlah total tersebut, 22.271 Pas Kecil diterbitkan di Pulau Jawa, sedangkan 16.015 Pas Kecil diterbitkan di luar pulau Jawa.(aliy)

Foto: Humas Ditjen Hubla/Indi Astono

loading...