Angkasa Pura 2

Pelanggaran Lalu Lintas di Indonesia Masih Didominasi Tak Menggunakan Helm Dengan Baik dan Benar

KoridorKamis, 28 Maret 2019
FB_IMG_1553730159289

IMG_20190328_064347

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tak memakai helm masih mendominasi pelanggaran lalu lintas di Indonesia. Mengenai helm bukan sekedar memenuhi syarat UU, tapi juga untuk melindungi penggunanya jika suatu saat terjadi kecelakaan atau hal lain yang tidak diinginkan.

Kewajiban menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI) bagi pengendara sepeda motor diatur dalam Pasal 57 ayat (1) jo ayat (2) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Banyak pengguna jalan yang belum sadar dan tidak menggunakan helm sesuai ketentuan. Tidak memakai helm dengan baik dan benar sesuai ketentuan. Ada pula yang memakai helm, namun belum tentu sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ketentuan memakai helm bagi pengendara sepeda motor itu sudah diatur dengan jelas dalam UU No.22/2009 tentang LLAJ. “Pasalnya tersebut berbunyi: (1) Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor.
(2) Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Sepeda Motor berupa helm standar nasional Indonesia,” sebut @tiyas dan @tri susilo hidayati.

Selain itu, sebut dia, pasal 106 ayat (8) UU No. 22/2009 mengatur bahwa: “Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor dan Penumpang Sepeda Motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.”

Berdasarkan ketentuan di atas, menurut Susi, pengendara motor baik pengemudi maupun penumpang diwajibkan menggunakan helm dengan standar nasional Indonesia (SNI).

Apabila melanggar, ancaman atas pelanggaran tersebut diatur dalam Pasal 291 UU No. 22/2009 yang berbunyi:
(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Helm SNI

Adapun helm dengan standar nasional Indonesia (SNI) sesuai UU No.22/1009 dapat diketahui dari adanya tanda SNI pada helm.

“Hal ini sesuai ketentuan Pasal 3 huruf b Peraturan Menteri Perindustrian No. 40/M-IND/PER/6/2008 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua Secara Wajib,” tegas Susi.(helmi)

loading...