Angkasa Pura 2

Regulasi Ojol Harus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Transportasi Roda Dua

KoridorKamis, 28 Maret 2019
Tulus Abadi

gojek-feat-330x181

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Lahirnya regulasi ojol (PM No.12/2019) serta ketentuan mengenai kenaikan tarif ojol, maka hal tersebut harus menjamin adanya peningkatan pelayanan, khususnya dari aspek keamanan dan keselamatan.

“Aspek ini menjadi sangat krusial, karena pada dasarnya sepeda motor adalah moda transportasi yang tingkat aspek safety dan securitynya paling rendah. Kenaikan tarif juga harus menjadi jaminan untuk turunnya perilaku yang ugal-ugalan pengemudi ojol, tidak melanggar rambu lalu lintas, tidak melawan arus, dll, sehingga bisa menekan lakalantas,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi saat dikonfirmasi BeritaTrans.com di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Menurutnya, pengaturan tarif ojol dengan model tarif batas atas dan batas bawah adalah langkah tepat.  Batas atas untuk menjamin agar tidak terjadi eksploitasi tarif pada konsumen yang dilakukan oleh aplikator, dan tarif batas bawah untuk melindungi agar tidak ada banting tarif dan atau persaingan tidak sehat antar aplikator.

“Dalam moda transportasi umum, model tarif semacam itu adalah hal yang lazim. Walaupun, dalam hal ini status hukum ojol belum atau bukan sebagai angkutan umum,” papar Tulus. 

Regulasi yang baru ini, menurut Tulus, seharusnya sudah termasuk didalamnya adalah adanya asuransi bagi pengguna ojol, seperti asuransi dari PT Jasa Rahardja.

Terkait besaran kenaikan tarif, papar Tulus, seharusnya sudah termasuk potongan 20 persen kepada aplikator. Jika kenaikan tarif itu belum termasuk untuk aplikator, maka kenaikan itu menjadi terlalu besar.

“Potongan 20 persen yang dilakukan aplikator kepada pengemudi seharusnya bisa diturunkan, karena dengan kenaikan tarif berarti pendapatan aplikator juga naik,” kilah Tulus.

Setelah kenaikan ini, tambah Tulus, YLKI minta agar Kemenhub bersinergi dengan Kementerian Kominfo untuk melakukan pengawasan, agar tidak ada pelanggaran regulasi di lapangan, baik oleh pengemudi dan atau aplikator.(helmi)

loading...