Angkasa Pura 2

Pantau Tarif Penerbangan, Ditjen Hubud Memastikan Maskapai Patuh

Bandara KokpitSelasa, 9 April 2019
IMG-20190327-WA0054

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pantau tarif penerbangan, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Angkutan Udara memastikan maskapai telah mematuhi Permenhub Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Pantauan diantaranya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tanggerang, Senin (8/4/2019).

Berdasarkan hasil pemantauan pada tiga operator penerbangan yaitu Sriwijaya Air, Lion Air dan Garuda Indonesia untuk penerbangan yang berasal dari Bandara Soetta masih belum melampau Tarif Batas Atas (TBA).

Untuk maskapai Sriwijaya Air rute CGK-BPN dengan tarif NET yang dikenakan rata-rata Rp1.526.050 dari penetapan TBA sebesar Rp1.702.000. Lion Air rute CGK – BPN tarif NET yang dikenakan rata-rata Rp1.262.950 dari penetapan TBA Rp1.607. 000.

Garuda Indonesia rute CGK-BPN menetapkan tarif NET rata-rata Rp1.695.488 dari penetapan TBA sebesar Rp1.891.000.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti memastikan pihaknya akan terus memantau harga yang diberikan oleh maskapai tidak menyalahi aturan.

“Kami terus memantau tarif tiket pesawat yang ditetapkan maskapai tidak melebihi TBA yang telah ditetapkan Kemenhub, agar jangan sampai memberatkan masyarakat,” tutur Polana. (omy)

loading...