Angkasa Pura 2

Prediksi Balitbanghub: Pemudik Gunakan Sepeda Motor 56,9 Persen

LitbangSelasa, 9 April 2019
IMG-20190409-WA0034

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Prediksi Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub), pemudik Lebaran 2019 yang menggunakan sepeda motor sebanyak 56,9 persen atau 280.687 unit.

Mereka menurut Kepala Balitbanghub Sugihardjo, para pesepeda motor akan banyak yang melalui jalan alternatif.

“Oleh karena itu pemasangan perlengkapan keselamatan dan penempatan posko Lebaran serta tempat istirahat di jalur alternatif mudik sangat perlu jadi perhatian untuk keselamatan perjalanan para pemudik,” ujar Sugihardjo di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengemukakan, pihaknya bersegera memasang rambu-rambu di jalan terutama petunjuk arah bagi pengguna jalan.

“Kita akan berkoordinasi dengan Dishub dan BPTD untuk realisasinya sebelum musim mudik Lebaran,” kata Budi.

Dia juga berharap peran masyarakat sekitar untuk turut membantu memberikan petunjuk arah kepada para pemudik yang membutuhkan.

Hal itu lantaran ada beberapa titik jalur alternatif yang minim petunjuk arah. Sementara masyarakat memilih untuk menghindari kemacetan.

Pada arus mudik lebaran tahun 2019 ini, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 31 Mei 2019 (H-5) dengan perkiraan waktu keberangkatan terjadi pada pukul 06.00 WIB-08.00 WIB.

Namun, perlu diperhatikan bahwa pada 30 Mei 2019 merupakan hari libur (Kenaikan Isa Almasih). Apabila 31 Mei ditetapkan sebagai cuti bersama, maka ada kemungkinan pergeseran puncak arus mudik yang akan jatuh pada tanggal 29 atau 30 Mei 2019.

“Mengingat padatnya arus mudik tahun ini, maka aktivitas pembangunan Elevated Toll dan perbaikan jalan disarankan untuk dihentikan sementara mulai 26 Mei 2019 (H-10) sampai dengan 16 Juni 2019 (H+10),” kata Suguhardjo.

Perlu kebijakan pelarangan pengoperasian angkutan barang bersumbu lebih dari dua mulai 29 Mei 2019 (H-7) sampai dengan 10 Juni 2019 (H+4). Untuk puncak arus balik, diperkirakan akan terjadi pada 9 Juni 2019 (H+3).

Lebih lanjut Sugihardjo mengatakan bahwa
angkutan online akan menjadi pilihan utama pemudik yang menggunakan moda utama Kereta Api dan Pesawat untuk menuju simpul transportasi.

34% responden akan menggunakan Taxi/mobil online menuju Stasiun, dan 34,9% responden akan menggunakan Taxi/mobil online menuju Bandara. (omy)

loading...