Angkasa Pura 2

Kujungan Kerja Irjen Kemenhub ke Pelabuhan Kuala Tanjung, Begini Kondisi Kesiapannya

Dermaga Emplasemen itjenKamis, 11 April 2019
IMG-20190412-WA0015

IMG-20190412-WA0013

KUALA TANJUNG (BeritaTrans.com) – Jaringan kereta api (KA) Medan-Kuala Tanjung, Stasin KA serta Pelabuhan Kuala Tanjung secara fisik sudah siap beroperasi dan melayani kapal dan komoditas ekspor impor. Pelabuhan ini diproyeksikan menjadi hub khususnya untuk melayani kegiatan ekspor-impor khususnya di wilayah barat Indonesia.

Demikian teruangkap dalam kunjungan kerja Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dr. Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si dan rombongan ke Pelabuhan Kuala Tanjung, Batubaara, Kamis (11/4/2019) sore.

Pelabuhan Kuala Tanjung jua dekat dengan industri pertambangan PT Inaum, dan kawasan industri Sei Mangkey, yang diproyeksikan menjadi sentra pertumbuhan ekonomi baru di kawasan barat Indonesia, khususnya pantai timur Sumatera.

Dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Kuala Tanjung Sumut ini, Pak Tommy, sapaan akrab Irjen Kemenhub itu didampingi Inspekstur II Imam Hambali dan pejabat terkait seperti KSOP Kuala Tanjung Febry Hutaosit, Perakilan PT Pelindo I Tommy, Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal (PMT) Arif Mahmudianto bahkan perwakilan dari ATKP Medan juga ada.

Secara fisik, infrastruktur transportasi IMG-20190412-WA0014di Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumut sudah siap beroperasi. Termasuk untuk melayani kapal dang bongkar muatan petikemas dan general kargo.

Operator Pelabuhan PMT

Kepada Irjen Kemenhub, Dioperasi dan Teknik PMT Arif Mahmuianto, operator terminal Petikemas Kuala Tanjung melaporkan panjang dermaga 500 meter kali dua atau totalnya 1.000 dengan draft – 17 meter sudah siap.

Dermaga ini dilengkapi dengan tiga crane dengan out reach sepanjang 40 meter serta kapasitas 40 ton siap dioperasikan. “Sedang lapangan penumpukan yang sudah siap seluas 600 ribu Teu’s.

Dari sisi SDM, sudah ada 100 personel sesuai bidang tugas masing-masing. Jumla itu belum termasuk 56 orang security andal di bidangnya. “Secara teknis dan SDM kita sudah siap,” jelas Arif.

Selain itu, PMT juga sudah dilengkapi tangki timbun CPO, lengkap dengan jaringan pipa menuju ke kapal sudah ada. Head truck, serta fasilitas operasional pendukung pelabuhan lainnya juga sudah siap.

Sementara, untuk instansi terkait seperti KSOP Kualata Tanjung, PMT sebagai operator terminal, Bea Cukai, Imigrasi dan lainnya juga sudah siap. Jikahinter land dan industri pendukung sudah sipa mengekspor barang melalui Pelabuhan Kuala Tanjung sudah bisa dilakukan.(helmi)

loading...