Angkasa Pura 2

DDT Jatinegara-Cakung Beroperasi, Perjalanan Kereta Api Diklaim Membaik

EmplasemenMinggu, 14 April 2019
IMG-20190414-WA0023

JAKARTA (beritatrans.com) – Jalur Dwi Ganda atau Double Double Track (DDT) segmen Jatinegara – Cakung telah beroperasi sejak Jumat, (12/4).

“Memasuki hari kedua dan ketiga pasca beroperasinya DDT segmen Jatinegara – Cakung, waktu perjalanan kereta api sudah mulai kembali normal dan membaik,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri di Jakarta, Minggu (14/4).

Zulfikri meminta maaf kepada masyarakat pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada saat Switch Over (SO) serta pengoperasian DDT segmen Jatinegara – Cakung pada Jumat, 12 April 2019 lalu.

“Pengoperasian DDT segmen Jatinegara – Cakung ini merupakan sesuatu yang baru, pada masa transisi (pasca SO) yang telah dilaksanakan ada dampak kepada masyarakat pengguna jasa kereta api. Pemerintah memohon maaf serta meminta kesabaran masyarakat sehingga pengoperasian DDT ini dapat memberikan manfaat bagi perjalanan masyarakat ketika menggunakan kereta api,” ujar Zulfikri.

DDT segmen Jatinegara – Cakung merupakan bagian dari pembangunan jalur dwi ganda lintas Manggarai – Cikarang sepanjang 35 Km. Kegiatan SO serta pengoperasian DDT segmen Jatinegara – Cakung sepanjang 9,5 Km dilaksanakan setelah melalui proses sosialisasi 1 bulan sebelum akhirnya dilaksanakan kegiatan tersebut.

Pembangunan serta pengoperasian DDT bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perjalanan kereta api, mengurangi susulan perjalanan kereta api serta yang terutama untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Proses kegiatan SO dilaksanakan pada saat window time atau pada saat lintasan sudah kosong mengingat operasi KRL pukul 04.00 WIB sudah kembali dimulai. Pemillihan pelaksanaan kegiatan pada window time dimaksudkan untuk mengurangi dampak terhadap operasional kereta api secara keseluruhan.

Sebagaimana diketahui pada jalur ganda eksisting, baik itu Kereta Commuterline (KRL), maupun KA Jarak Jauh dan KA Lokal masih menggunakan jalur secara bersamaan.

“Dengan beroperasinya jalur dwi ganda, operasional KRL akan dipisahkan dengan operasional KA Jarak Jauh dan KA Lokal. KRL menggunakan jalur ganda eksisting sedangkan KA Jarak Jauh dan KA Lokal menggunakan jalur ganda yang baru,” kata Zulfikri.

Pasca beroperasinya DDT segmen Jatinegara – Cakung, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub bersama PT.KAI (Persero) dan PT.KCI terus melakukan pemantauan terkait proses penguraian perjalanan kereta api yang mengalami penambahan waktu perjalanan pasca SO.

Selain itu, dalam mendukung operasional DDT ini, Pemerintah bekerjasama dengan Pemprov DKI dan instansi terkait lainnya, akan melaksanakan penutupan beberapa perlintasan sebidang.

Zukfikri berpesan, masyarakat pengguna kendaraan berbasis jalan raya, diharapkan dapat menggunakan alternatif jalan lainnya seperti flyover ataupun underpass yang telah disediakan oleh Pemerintah bekerjasama dengan Pemda dan instansi terkait lainnya.

“Tentunya untuk meningkatkan serta mewujudkan perjalanan kereta api dan masyarakat yang selamat dan aman,” tutup Zulfikri.(aliy)

loading...