Angkasa Pura 2

Normalisasi Pasca Switch Over DDT, Perjalanan KRL Masih Terjadi Kelambatan

EmplasemenMinggu, 14 April 2019
IMG-20190414-WA0024

JAKARTA (beritatrans.com) – Pengoperasian Double-double track (DDT) lintas Jatinegara-Cakung pada Jumat (12/4) lalu masih dalam tahap normalisasi dan penyesuaian dalam berbagai aspek operasional dan keselamatan perkeretaapian.

Pemerintah bersama PT KAI dan PT KCI hingga hari ini, Minggu (14/4), masih memantau penambahan waktu perjalanan KA yang terjadi seusai switch over jalur. Hasil pemantauan hingga sore hari ini, penambahan waktu perjalanan masih terjadi meskipun semakin sedikit kelambatannya.

“Kelambatan ini diperkirakan juga masih akan terasa pada esok hari,” kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Ernie Sylviani Purba.

Bila pada Jumat (12/4) kelambatan mencapai satu jam bahkan lebih, Sabtu (13/4) tercatat KRL mengalami keterlambatan rata-rata mencapai 20-30 menit. Pada hari Minggu (14/4) rata-ratanya telah menurun menjadi 10-20 menit.

“Tambahan waktu perjalanan yang perlu disiapkan pengguna pada Senin (15/4) adalah lebih kurang sama dengan hari Minggu ini,” kata Anne, sapaan Ernie Sylviani Purba.

Meskipun demikian, upaya mengurangi kelambatan menurut Anne terus diupayakan bersama berbagai pihak terkait. Pengoperasian DDT dan optimalisasinya ini tentu membawa harapan agar layanan KRL khususnya di lintas Bekasi/Cikarang dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“PT KCI memohon maaf atas masih adanya keterlambatan yang terjadi di lintas Jakarta Kota-Bekasi/Cikarang. PT KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KRL untuk dapat mengatur waktu perjalanannya kembali dan bagi yang tidak dapat menunggu agar dapat menggunakan pilihan moda transportasi lain. Utamakan keamanan dan keselamatan saat hendak naik KRL serta ikuti petunjuk petugas kami di lapangan,” ujarnya.(aliy)

loading...