Angkasa Pura 2

Aksi Pencurian Spion di Harapan Baru Terekam CCTV, Ini Data Pelaku Pencuri

Aksi Polisi Another News KoridorSenin, 15 April 2019
IMG_20190415_054741

IMG-20190415-WA0001

BEKASI (BeritaTrans.com) – Aksi pencurian spion mobil di kompleks Perum Harapan Baru I, Bekasi Barat terekam kamcera CCTV. Kasus itu terjadi Sabtu (13/4/2019) malam, sekitar jam 21.42: 57 detik.

Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Jln. Kelapa Sawit I No.2, milik Ust. Abdul Muyassir. Sementara, kamera CCTV dipasang di depan rumah tersebut, tepatnya Jln Kelapa Sawait No.1. Dengan begitu, proses pencurian dan data kendaraan pelaku terekam dengan jelas.

Dari pantauan CCTV, aksi pencurin itu dilakukan dua orang mengenakan helm dan sepeda motor scoopy, dengan nomor polisi B 4844 TOU. Aksi mereka terekam jelas dalam kamera CCTV yang kebetulan berada di depan mobil yang di pakir di depan rumah itu.

Prosesnya (pencongkelan spion) itu sangat cepat dan kedua spion pun langsung berpindah tangan. Kebetulan, saat itu cuaca mendung dan gerimis serta petir menyambar. Kedua spior itu dicongkel dengan sangat cepat dan cukup dengan tangan kosong. Dimulai dari sisi kanan dilajutkan ke sisi kiri, sebelum lari meninggalkan rumah korbannya.

Setelah berhasil melakukan aksinya, duanya spion mobil itu dimasukkan saku celana dan lari menggunakan sepeda motor yang sudah menunggu tak jauh dari lokasi pencurian tersebut. Kebetulan, pintu pagar baru ditutup oleh petugas security tepat jam 22.00, dan buka kembali jam 05.00 menjelang orang-orang berangkat kerja.

Kasus pencurian spion mobil ini baru diketahui pemilik Minggu (14/4/2019) subuh, sepulang menunaikan shilat berjamaah di masid terdekat. Namun setelah diteliti, kasus pencurian itu sudah dilakukan sore harinya.

IMG-20190415-WA0000

Jadi Ibu Heboh Ibu-Ibu PKK

Setelah kasus pencurian spion itu merebak, ibu-ibu PKK melalui WA froup langsung heboh. Berbekal rekaman kamera CCTV, ada salah satu anggota yang melakukan pengecekan ke data Cek Ranmor DKI.

Akhirnya diperoleh data-data sepeda motor pelaku pencurian tersebut. Kendaraan pelaku tersebut bernomor polisi B 4844 TOU, warna hitam, dengan kendaraan 110 cc, merk Honda. Dari data Samsat/ Cek Ranmor DKI itu diketahui, nilai jual kendaraan Rp13.1 juta, dan pajak Rp262.000.

Sayang, dalam tampilan Cek Ranmor DKI tak disebutkan, siapa pemilik kendaraan pencuri itu dan dimana alamat pemiliknya.

Bermula dari kasus pencurian spion dan rekaman CCTV tersebut, warga berharap aparat Polri bisa malacak dan menangkat pelaku pencain yang meresahkan warga tersebut.

Perum Harapan Baru I, termasuk di sekitar TKP dikenal rawan pencurian. Sekitar dua tahun lalu, mobil putra seorang warga juga hilang setelah siangnya menggelar pesta pernikahan salah satu putranya.

Untuk hal-hal kecil, seperti pencurian burung kicau dan lainnya sangat sering terjadi. Bahkan, ada burung kicau seorang warga yang sudah ditawar sampai Rp84 juta, tak berselang lama juga hilang dicuri maling.

Atas inisiatif warga bernama Rian Kesuma atau biasa dipanggil Boy, maka dipasangnya CCTV itu. Dan hasilnya, kasus pencurian spion kendaraan Toyota Avanza di depan rumahnya bisa terekam kamera dengan lengkap.(helmi)

loading...