Angkasa Pura 2

Menhub Budi Karya Minta Sekolah-Sekolah BPSDMP Jadi Inklusif Dan Tambah Kapasitas Pendidikan

SDMSenin, 15 April 2019
WhatsApp Image 2019-04-14 at 17.51.31 (2)

WhatsApp Image 2019-04-14 at 17.51.31 (1)

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi meminta sekolah-sekolah transportasi yang berada dibawah BPSDMP, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menyelenggarakan sekolah inklusif dan terbuka. Dengan begitu, masyarakat sekitar dapat memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan berdaya guna di masyarakat.

“Saya mengapresiasi BPSDM Perhubungan yang menyelenggarakan program inklusi bagi masyarakat karena tenaga terampil sangat dibutuhkan,” ujar Menhub Budi Karya di kamous BP2IP Tangerang, Minggu (14/4/2019).

Saat membuka DPM dan Dialog Kebangsaan di kampus pelaut di daerah Mauk itu, Menhub Budi Karya menanyakan berapa junmlah taruna di kampus ini ? Oleh Kepala BP2IP Tangerang Johny Turiskam dijawab 1.500 orang. “Mereka yang beajar aktif di kampus,” katanya singkat.

Mendapat jawab itu, Menhub Budi Karya berharap, seharunya dengan kampus dan fasilitas besar yang dibangun negara ini, bisa menampung taruna lebih banyak lagi. “Syukur bisa 2.000 -3.000 bahkan 10.000 taruna bisa belajar di kampus ini,” sebut Menhub Budi Karya.

Dia menambahkan, semua fasilitas dan aset negara termasuk di bidang pendidikan di BP2IP Tangerang bisa dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Itulah amanat UUD 1945 kepada kita.

“Jika makin banyak putra terbaik Indonesia yang bisa sekolah, hasilnya akan semakin baik. SDM ke depan, termasuk di bidang transportasi akan semakin baik lagi,” aku putra Palembang itu.

Selain memberikan pendidikan secara gratis, Menhub juga berjanji akan memberikan kesempatan kepada peserta DPM (sektor transportasi laut) yang berkompeten dan berprestasi akan langsung ditempatkan di perusahaan perkapalan besar.

ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada para peserta DPM. “Kami akan mengambil 5-10 orang mereka yang kompeten langsung kita kasih kesempatan untuk bekerja di kapal, karena kapal-kapal juga membutuhkan,” papar Menhub.

DPM Bagian Nawacita Presiden Jokowi

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Umiyatun Hayati mengatakan, DPM merupakan salah satu Program Prioritas Nasional. Tujuannya, agar masyarakat dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

Selanjutnya, papar Hayati, mereka bisa meningkatkan taraf hidup setelah bekerja nantinya serta membudayakan keselamatan transportasi sehingga dapat meminimalisir kecelakaan dalam bertransportasi serta sebagai bentuk bahwa Negara atau Pemerintah hadir untuk masyarakat.

Sebagai informasi, BPSDMP telah melaksanakan DPM sejak tahun 2016 sampai sekarang dengan bekerjasama dengan beberapa Instansi dan stakeholder guna mencari minat para peserta untuk dididik dan dilatih secara profesional oleh Instruktur yang ahli di bidangnya.

Pada pembukaan DPM di BP2IP Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten ini diikuti oleh 1.028 peserta yang merupakan masyarakat dari wilayah Tangerang dan sekitarnya. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 815 pesera akan mengikuti Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) dan SKK 30/60 Mil , sedangkan sebanyak 213 peserta.

Mereka akan mengikuti diklat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF) dan Security Awareness Training (SAT). Setelah mengikuti diklat tersebut, para peserta akan diberikan sertifikat.(helmi)

loading...