Angkasa Pura 2

Generasi Milenial Harus Bisa Hadapi Tantangan Zaman Dengan Cerdas dan Smart

itjen SDMSelasa, 16 April 2019
IMG-20190412-WA0012

FB_IMG_1555119205511

MEDAN (BeritaTrans.com) – Inspektor Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dr. Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si meminta generasi muda khususnya taruna-taruni di ATKP Medan bersiap dan membekali diri dengan ilmu dan ketrampilan sesuai dinamika dan tuntutan zaman.

Generasi milenial seperti kalian akan menghadapi era persaingan yang kian berat dan cepat. Kini sudah memasuki era industri 4.0 dan dinamika yang terjadi sangat cepat. Dulu 5-10 tahun lalu belum terfikir, kini sudah ada dan menjadi realitas yang mesti dihadapi bersama.

“Saat itulah kita harus punya percaya diri yang kuat, selain tentunya membekali diri dengan ilmu dan ketrampilan yang memadahi di bidang tugas masing-masing dengan cerdas dan smart,” kata Tommy, sapaan akrab Irjen Kemenhub saat Kuliah Umum dan dialog di ATKP Medan, kemarin.

“Apapun tugas dan pekerjaan kalian nanti, harus dihadapi kerja penuh semangat dan percaya diri. Tentunya harus dengan profesionalisme yang tinggi,” kata mantan Kepala BPSDMP itu.

Ilmu dan ketrampilan yang memadahi itu mutlak harus dimiliki. Oleh karenanya, taruna dan generasi ,muda lainnya harus memanfaatkan diri dengan belajar dan berlatih saat di bangku kuliah atau sekolah masing-masing.

“Saatnya kerja nanti, sudah siap dan tak perlu waktu penyesuaian yang lama. Sebagai generasi millenail, tentu harus siap sejak dini. Tidak mudah meyerah, ulet dan gigih mengadapi dan menyelesaikan tantangan tugas yang dihadapi,” jelas Tommy.

IMG-20190412-WA0010

Ragam Tantangan Mengintai

Menurut Tommy, tantangan yang paling berat yang akan dihadapi generasi muda atau disebut generasi millenial adalah masalah penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba kini sudah menjadi musuh bersama, terlebih generasi muda. Makanya, jangan sekali-kali bermain apalagi menggunakan narkoba,” papar Tommy didampingi Direktur ATPK Medan Suyatmo, ST, MT dan pimpinan kampus penerbangan itu.

Yang perlu diwaspadai bersama, menurut Tommy, kalian adalah generasi pilihan. Klaian adalah oranmg-orang terpilih dari sekian ribuan pendafrtar

sipencatar dulu. Jangan sampai terkena bujuk rayu “mansinya” narkoba, karena semua itu hanya semu.

“Asal tahu saja, kaki tangan para bandar dan agen narkoba sangat licik dan banyak triknya untuk menjerat dan memasarkan barang harap itu,” kilah Tommy.

Kedua persaingan ekonomi, baik ditingkat nasional atau global. Kondisi tersebut, menurut Tommy, haris diantisipasi dengan menyiapkan SDM yang berkualitas sesuai kebutuhan di lapangan.

Di tingkat global, kini ada tiga kekuatan ekonomi besar, yaitu AS, Eropa dan China. “Dampaknya harus diantisipasi bersama, termasuk kita bangsa Indonesia. Itulah tugas kalian sebagai generasi millenial saat ini,” terang Tommy.

Seperti disampaikan Bapak Prokalamor RI, Bung Karno. “Tugas saya lebih mudah, karena harus berjuang melawan penjajah. Tapi tugas kalian akan jauh lebih berat karena harus berjuangan melawan bangsa sendiri,” sebut Tommy.

Fenomena ini sudhah terjadi di Indonesia kini. Persaingan antarpelaku usaha besar dan global di Indoensia kain ketat. Semua butuh SDM yang hebat dan kalian harus bersaing dan menjadi yang terbaik jika ingin eksis dan bahkan memenangkan persaingan ke depan,” urai Tommy.

Tantangan ketiga adalah di bidang sumber pangan, energi dan air yang melimpah. Indonesia mempunyau sumber daya alam (SDA) sangat besar dan tentunya banyak negara di dunia ingin turut serta menikmatinya.

Pembangunan ekonomi di era global kini, menjanjikan peluang, potensi dan kesejahteraan yang lebih besar. Tapi ingat, semua itu hanya akan diperoleh dengan kemampuan dan ketrampilan yang tinggi.

“Di era global, Indonesia tak lagi bisa membendung masuknya tenaga kerja asing di Indonesia, yang tentunya berkualitas baik. Jika tak diantisipasi dengan baik sejak kini, maka kalian akan menjadi penonton di negeri sendiri. Semoga semua itu tak akan terjadi, jika kalian mengantisipasinya sejak dini,” sebut Tommy.

“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

Itu pesan pasal 33 UUD 1945, yang harus menjadi dasar dan pedoman kita semua bangsa Indonesia.

“Di era persaingan yang berat dan cepat ini, kita bangsa Indonesia harus bisa memenangkan persaingan. Tiga tantangan besar itu mutlak harus dimenangkan jika kita ingin tetap eksis di pentas dunia,” tegas Tommy.(helmi)

loading...