Angkasa Pura 2

Gubernur Anies Akui, Hanya 33% Warga Jakarta Gunakan Angkutan Umum

KoridorRabu, 17 April 2019
anies-baswedan-681x383

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pada tahun 2030 mendatang, Jakarta akan lampaui Tokyo sebagai megacity terbesar di dunia dengan perkiraan 35,6 juta penduduk (Euromonitor International).

Sementara, “Mengelola perpindahan warga akan menjadi masalah besar, karena saat ini hanya 33% penduduk Jakarta yang menggunakan transportasi umum,” sebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, kemarin.

Kondisi ini, lanjut dia, harus segera dientaskan dengan infrastruktur transportasi umum Jakarta yang terintegrasi dan terkoneksi di seluruh wilayah ibu kota.

“Dan itu semuanya membutuhkan investasi yang masif dan kebijakan yang konsisten di semua sektor,” kaya Anies seperti dilansir @pemprov dki jakarta.

Sejak tahun 2005, menurut Anies, masyarakat Indonesia lebih banyak tinggal di perkotaan dibandingkan pedesaan. “Pada 2050, lebih dari 70 persen populasi dunia akan tinggal di kota. Karena itu, rencana pembangunan transportasi adalah kuncinya,” jelas Anies.

Butuh Investasi Besar

Pembangunan fasilitas transportasi umum massal melalui BRT, MRT, maupun LRT tengah dilakukan dan masih membutuhkan investasi hingga mencapai target penyelesaian 10 tahun ke depan.

Menurut dia, akami ingin mengajak banyak agensi pembangunan internasional untuk membagikan praktik terbaik dan telah dibuktikan dari seluruh dunia.

“Kita ingin mengadatapasinya, bukan sekadar mengadopsinya. Karena itu dua hal yang berbeda antara adopsi dan adaptasi. Kita tidak ingin sekadar meniru begitu saja tanpa melihat konteks yang terjadi di Jakarta,” papar Anies.

“Targetnya, Kita ingin mengubah masyarakat untuk lebih banyak menggunakan kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya di Jakarta,” tandas Anies.(helmi)

loading...