Angkasa Pura 2

Akibat Subsidi Pesawat Boeing dan Airbus, Uni Eropa & AS Terancam Perang Dagang

Ekonomi & Bisnis KokpitKamis, 18 April 2019
images (47)

BRUSSELS (BeritaTrans.com) – Uni Eropa (UE) telah mengusulkan bakal menerapkan tarif bea impor untuk produk-produk asal Amerika Serikat (AS) senilai USD20 miliar, imbas dari perselisihan jangka panjang mengenai subsidi pesawat Boeing.

Usulan tersebut muncul setelah WTO mengatakan awal bulan ini bahwa AS belum menghapus beberapa subsidi ke Boeing.

Seperti dilansir BBC, langkah UE merupakan respons usai AS terlebih dahulu mempertimbangkan bakal memberlakukan tarif produk UE senilai sekitar USD11 miliar sebagai tanggapan atas subsidi Airbus.

Seperti diketahui Uni Eropa dan Amerika Serikat telah berselisih selama lebih dari satu dekade karena saling tuduh soal subsidi ‘ilegal’ untuk Boeing dan Airbus.

Kedua belah pihak diketahui telah ketahuan membayar miliaran dolar subsidi untuk mendapatkan keuntungan dalam bisnis jet global.

Pertikaian kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir, meski UE sempat menyetujui rencana pembicaraan perdagangan dengan AS pada bulan April yang dirancang untuk mengurangi hambatan perdagangan.

“Perusahaan-perusahaan Eropa harus mampu bersaing dengan persyaratan yang adil dan setara. Keputusan WTO baru-baru ini tentang subsidi AS untuk Boeing menjadi penting dalam hal ini. Kita harus terus mempertahankan medan permainan yang seimbang untuk industri kita,” ujar Komisioner Perdagangan UE Cecilia Malmström.

Tarif yang diusulkan mencakup berbagai produk, mulai dari pesawat terbang hingga bahan kimia dan produk makanan termasuk ikan beku, buah jeruk, dan kecap.

Persoalan itu buntut perjuangan AS dan UE selama hampir 15 tahun di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengenai subsidi yang diberikan kepada pembuat pesawat AS Boeing dan saingannya Eropa Airbus.