Angkasa Pura 2

Dermaga BBM Poso Ambruk Tertabrak Kapal Tanker

DermagaSabtu, 20 April 2019
2916947367

POSO (BeritaTrans.com) – Sebuah kapal tanker yang memuat 4.000 kilo liter (KL) bahan bakar minyak (BBM) menabrak dermaga pertamina BBM Poso hingga roboh Jumat (19/4/2019) pukul 17.40 Wita.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sejumlah fasilitas serta dermaga tempat bersandarnya kapal pengangkut minyak mengalami kerusakan berat.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber di lokasi kejadian hingga Sabtu (20/4/2019) kapal bernama MT Anggraini Excellent memuat BBM jenis pertamax dan premium sebanyak 4.000 KL dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, menuju Poso.

Baca juga: Bakamla RI Tangkap Kapal Tanker Maxima Pratama di Perairan Batam

Namun, saat hendak bersandar di Dermaga Pertamina Poso, tepatnya di Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota untuk membongkar muatan, kapal tersebut tiba-tiba lepas kendali dan menabrak dermaga hingga seluruh tiang penyanggah roboh.

Yock Yorlando, selaku Health Safety Security and Environment (HSSE) PT Pertamina cabang Sulawesi yang ditemui di kantor Pertamina Poso membenarkan adanya insiden ini.

Dia mengatakan, insiden tersebut tidak sampai menyebabkan kebocoran pipa yang bisa berdampak tumpahnya minyak ke laut.

“Memang betul telah terjadi insiden Kapal MT Anggraini Excellent yang memuat BBM jenis pertamax dan premium menabrak dermaga hingga roboh, namun itu sama sekali tidak mengganggu distribusi BBM,” kata Yock Yorlando, kepada Kompas.com.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Pelabuhan Poso Nurdin Usman yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab isiden tersebut.

Pihak Pertamina Poso dianggap terlambat memberikan informasi, sehingga proses penyelidikan yang dilakukan oleh tim dilakukan baru pada Sabtu pagi.

Baca juga: Ini Nama ABK Tugboat yang Selamat dan Hilang dalam Tabrakan dengan Kapal Tanker

“Kami sangat menyayangkan informasi soal insiden kapal tanker tabrak dermaga nanti saya terima pada Sabtu pagi. Padahal, kejadian pada Jumat sore. Kami berharap dalam waktu dekat tim bisa mengungkap apa penyebab dari insiden tersebut,” ungkap Nurdin Usman.

Pasca terjadinya insiden tersebut, pihak Pertamina mengakui benturan tersebut berimbas pada tidak berfungsinya dermaga untuk sandar kapal hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sebagai langkah antisipasi pasca kejadian, di sekitar lokasi pihak Pertamina telah memasang oil boom atau pembatas minyak di sekeliling jetty head dan menyemprotkan oil spill dispersant di sekitar perairan terminal BBM Poso.

(novia/sumber dan foto: kompas.com).

loading...