Angkasa Pura 2

Arus Balik Libur Panjang Dari Jateng Akan Sampai Jakarta Mulai Senin Dini Hari Nanti

KoridorMinggu, 21 April 2019
2019-04-21 21.20.32

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Arus lalu lintas saat arus balik libur panjang dari beberapa daerah di Jawa Tengah menuju Jakarta mulai kelihatan sejak Minggu (21/4/2019) sore sampai malam ini. Diproyeksikan mereka sampai Jakarta pada Senin dini hari nanti.

Arus kendaraan menuju Jakarta kembali mengalami kepadatan, meski tak sampai macet. “Tapi kenaikan trafik kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi atau charter. Sehingga tak masuk terminal dan kita tak punya catannya yang lengkap,” kata Seksi Terminal bidang Jaringan Transportasi dan KA Dishub Jateng Bekora kepada BeritaTrans.com, Minggu malam.

Jika perjalanan lancar, lanjut Bekora maka pemudik dari Jateng itu akan mulai berdatangan ke Jakarta dan Jabodetabek pada dini hari sampai besok pagi, Senin (22/4/2019). Apalagi besok hari kerja dan anak-anak sekolah juga tidak libur khususnya bagi anak-anak kelas akhir dan mau ujian.

Sementara, untuk kelas dibawahnya bagi anak sekolah besuk libur. Untuk SMPN libur nulai 22-25 April, seeang untuk SD swasta ada yang 22 April sampai 1 Mei 2019.

Sedang bagi mereka yang balik ke Jakarta adalah orang-orang Jateng yang berlibur ke kampung halaman. Atau ada juga yang pulang untuk menggunakan hak suara di kampung pada Pilpres/ Pemilu pada 17 April 2019 lalu.

Beberapa Terminal Tipe B Ramai

Beberapa terminal Tipe B yang mengalami peningkatan jumlah penumpang antara lain di Brebes dan Banyumas Jateng. Sedang terminal tipe A langsung dikelola Ditjen Hubdat. “Namun peningkatan tak terlalu signifikan kurang dari 10%. Jadi masih bisa dilayani dengan baik,” jelas Bekora.

Liburan panjang akhir pekan serta Pemilu 2019 berbeda dengan evenr Lebaran atau Natal dan Tahun Baru. “Untuk weekend seperti sekarang pemudik lebih banyak naik mobil pribadi atau charter,” papar Bekora.

Sedang pengguna angkutan umum reguler, menurut Bekora relatif kecil. Semua masih bisa dilayani dengan baik dan cukup optimalisasi sarana serta SDM yang ada di lapangan.

Kendati begitu, untuk angkutan dari dan menuju objek wisata seperti Yogyakarta-Solo cukup padat. “Saya tadi dari Yogyakarta melalui jalur Solo-Klaten-Yogja memang cukup padat,” aku Bekora.

Dia menambahkan, perjalanan menuju Yogyakarta atau sebaliknya sengaja tidak melalui jalur Bawen-Ambarawa-Magelang, karena biasanya lebih padat. “Namun setelah keluar tol Kartasura menuju Yogyakarta ternyata padat juga,” tegas Bekora.(helmi)

loading...