Angkasa Pura 2

Mudik Lebaran 2019, Menhub Minta Fokus Pada Keselamatan dan Manfaatkan Fasilitas Mudik Gratis Kemenhub

KoridorSenin, 22 April 2019
69978f55-3a42-4db8-b87a-b32c99d72b58

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan mendorong agar isu keselamatan menjadi fokus utama yang dikemukakan pada penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2019 ini, selain tetap memperhatikan kelancaran arus mudik.

Oleh karena itu, Kemenhub mengumpulkan stakeholder agar secara intensif menyiapkan Anglebtahun ini lebih baik.
“Saya mendorong agar rampcheck pada seluruh moda dapat dilakukan. Pada bus-bus dapat dilakukan rampcheck secara mandiri oleh Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan serta dapat dilakukan perbaikan berdasarkan hasil ramp check,” kata Menhub Budi padavRakor Angjutan Lebaran (Angleb) 2019 di Jakarta, Senin(22/4/2019).

Di sektor transportasi darat, lanjut Menhub, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik, mengingat angka kecelakaan hingga 70 persen.

“Angka kecelakaan itu tinggi sekali di darat, tingginya kecelakaan itu diakibatkan oleh kendaraan roda dua. Oleh karenanya kami menganjurkan kepada saudara kami tercinta untuk tidak menggunakan motor, untuk mengurangi kecelakaan,” ujar Menhub.

Mudik Gratis

Untuk itu, Menhub meminta masyarakat dapat menggunakan program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan. Baik dengan menggunakan Bus, Kereta Api maupun Kapal Laut. Fasilitas itu disiapkan untuk masyarakat sekaligus untuk mencegah jatuhnya korban jiwa selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Selain itu, untuk antisipasi kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek, Kemenhub melakukan koordinasi kepada pihak kepolisian untuk rekayasa lalu lintasnya, bisa dengan one way yang rencananya akan dilakukan saat H-3 dan H+3 lebaran atupun lainnya, semua melihat situasi di lapangan.

Menhub Budi Karya mengatakan, dirinya akan melakukan pantauan langsung di titik-titik seperti pintu keluar tol atau rest area yang dianggap yang mungkin terjadi karena penumpukan.

“Kami akan koordinasi dengan pihak kepolisian mengenai kemacetan untuk rekayasa lalu lintas yang akan dipakai,” tandas Menhub.(helmi)