Angkasa Pura 2

Kemenhub Dukung Penggunaan Mobil Listrik Taksi dan Akan Bangun Charging Stasion di Terminal

Energi Koridor OtomotifRabu, 24 April 2019
FB_IMG_1556110811553

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) siap mendukung operasional mobil listrik termasuk untuk angkutan umum seperto taksi, angkot dan lainnya.

Menhub Budi Karya Sumadi mengaku mendukung program ini (mobil liatrik untuk taksi) dengan membangun charging station di Terminal, Stasiun, dan Bandar Udara untuk memudahkan pengisian daya armada mobil listrik.

Menhub Budi Karya juga hadir menyaksikan peluncuran taksi listrik dari PT Bluebird. PO taksi itu menurunkan 30 unit mobil listrik diantaranya BYD e6 A/T untuk layanan Bluebird dan Tesla Model X 75D A/T untuk layanan Silverbird, sebagai armada terbarunya.

Sementara, Ditjen Hubdat juga sangat mendukung pengembangan mobil listrik untuk taksi. “Kita sangat mendukung penggunaan mobil listrik untuk angkutan umum seperti taksi dan lainnya,” kata Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Ahmad Yani kepada pers di Jakarta.

Secara teknis, mobil listrik sudah lolos uji tipe dan laik jalan di BPLJSKP Ditjen Hubdat di Bekasi. Mobil listrik memang bisa dioperasikan di Indonesia termasuk untuk taksi seperti di Bluebird.

Yang menjadi pertanyaan ke depan, lanjut dia, charging stasiun untuk baterai mobil listrik harus diperbanyak dan dipermudah perizinannya. Jangan sampai mobil listrik terlebih yang dijadikan taksi terhenti di jalan kehabisan baterai dan tak bisa mengisi lagi.

“Kita apresiasi Bluebird Group bersama PLN akan membangun charging station di berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya. Dengan begitu akan memudahkan pengemudi untuk mengisi batainya lagi,” papar Ahmad Yani.

Yang pasti, menurut dia, jangan sampai mobil listrik dioperasikan dan habis baterainya. Kemudian tak ada lagi tempat untuk mengisi ulang baterai. “Kondisi tersebut tang harus difukirkan dan dihindari sejak sekarang,” tukas Ahmad Yani mengingatkan.

Charging Stasion di Terminal

Lebih lanjut, Menhub Budi Karya Sumadi mengaku mendukung program ini (mobil listrik untuk taksi) dengan membangun charging station di Terminal, Stasiun, dan Bandar Udara untuk memudahkan pengisian daya armada mobil listrik.

Menhub Budi Karya juga hadir menyaksikan peluncuran taksi listrik dari PT Bluebird. PO taksi itu menurunkan 30 unit mobil listrik diantaranya BYD e6 A/T untuk layanan Bluebird dan Tesla Model X 75D A/T untuk layanan Silverbird, sebagai armada terbarunya.

Jumlah armada ini akan terus bertambah dengan target 200 mobil listrik hingga tahun 2020. “Dalam hal ini blue bird menggandeng Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait pasokan listrik untuk tempat pengisian daya ulang (charging station) mobil elektrik ini,” sebut Menhub Budi Karya.

Saat ini, PT. Blue Bird pun tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyedia taksi berenergi listrik yang pertama di Indonesia.(helmi)

loading...